21 C
New York
Selasa, Agustus 4, 2026
spot_img

Pengadilan Negeri Karawang Mengelar Silaturahmi Bersama Mediator Non Hakim (MNH) Kesehatan dan Monev.

spot_img

“Mediator non hakim membantu para pihak menyelesaikan sengketa dengan pendekatan musyawarah mufakat,” kata Dr. Sri Raharjo, SH., MH., MMRS. 

Karawang, otentiknews.click – Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Karawang mengadakan silaturahmi bersama Mediator Non Hakim (MNH) Kesehatan, kegiatan pertemuan silaturahmi mediator hakim dan non hakim serta monev mediator pada Pengadilan Negeri (PN) Karawang, berlangsung di Ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Karawang, Jum’at (24/1/2025).

Hadir ketua Pengadilan Negeri (PN) Karawang Ahmad Suhel Nadjir, SH., MH, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Karawang Natalia Maharani, SH., M.Hum.

Berita Lainnya  Konsolidasi Total, PAN Karawang Lantik 30 Pengurus DPC dan Targetkan 6 Kursi di Pemilu 2029

Dr. Sri Raharjo menyampaikan, Mediator Non Hakim adalah mediator yang diangkat oleh pengadilan untuk membantu menyelesaikan sengketa perdata.

“Mediator non hakim membantu para pihak menyelesaikan sengketa dengan pendekatan musyawarah mufakat,” kata Dr. Sri Raharjo.

Dr.Sri Raharjo,SH.,MH., MMRS (kiri) Ahmad Suhel Nadjir, SH., MH (kanan) (Foto:Dok.istimewa/otentiknews.click)

Masih dikatakan Dr. Sri Raharjo, Alternatif penyelesaian sengketa adalah lembaga penyelesaian sengketa atau beda pendapat melalui prosedur yang disepakati oleh para pihak, yakni penyelesaian diluar pengadilan dengan cara konsultasi, negoisasi, mediasi, atau penilaian ahli Pasal 1 Angka 10. UU No.30 Tahun 1999.

Berita Lainnya  Dugaan Penerbitan Buku Nikah Ilegal, Kantor Hukum Elyasa Budiyanto Kritik Keras Kemenag Karawang

“Mediator kesehatan sendiri adalah pihak ketiga yang membantu menyelesaikan sengketa antara pasien dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan di luar pengadilan,” papar Dr. Sri Raharjo, SH., MH., MMRS yang juga menjabat Ketua Asosiasi Klinik (ASKLIN) Cabang Kabupaten Karawang, melalui keterangan tertulis kepada otentiknews.click, Jum’at (24/1/2025).

Dr. Sri Raharjo, SH., MH., MMRS (kanan) Natalia Maharani, SH., M.Hum (kiri) (Foto:Dok.istimewa/otentiknews.click/

Lebih lanjut Dr. Sri Raharjo menyampaikan, Mediator berperan sebagai perantara yang netral untuk memfasilitasi proses perundingan.

“Tentunya Ini sesuai dengan UU Kesehatan Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan yang mengatur penyelesaian sengketa medis di luar pengadilan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Anggota DPRD Fraksi-PKB Karawang Didin Sirojudin, Selamat dan Sukses Pengukuhan Peningkatan Tipe Kepolisian Resor Karawang menjadi Kepolisian Resor Kota (Polresta) 
Foto:Dok.istimewa/otentiknews.click

Dijelaskan Dr. Sri Raharjo yang kini menjabat Wakil Ketua Persatuan Dokter Ahli Hukum Kesehatan (PERDAHUKKI) Jawa Barat.

“Jika tenaga medis atau tenaga kesehatan diduga melakukan kesalahan dalam menjalankan profesinya dan kesalahan tersebut menyebabkan kerugian pada pasien serta menimbulkan perselisihan, Maka diselesaikan terlebih dahulu melalui alternatif penyelesaian sengketa (APS) di luar pengadilan,” pungkasnya. (red) 

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER