8.7 C
New York
Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

Ketidakhadiran Pejabat Eselon ll Saat Apel Terakhir Acep Jamhuri, Ketua Komisi I DPRD Karawang Angkat Bicara

spot_img

“Seharusnya itu tidak perlu terjadi, terlepas apapun yang dilakukan sekda selama menjabat ini tidak harus terjadi. Apalagi beliau sudah 34 tahun bertugas untuk Karawang patut diapresiasi,” Kata Ketua Komisi I DPRD Karawang, Khoerudin,

Karawang, otentiknews.click- Ketidakhadiran para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Karawang khususnya pejabat eselon II pada saat perpisahan Sekda Karawang, Acep Jamhuri pada Apel pagi, Senin (1/7/2024) kemarin sangat disayangkan, absennya para pejabat eselon II itu seharusnya tidak terjadi di apel pagi terakhir untuk Acep Jamhuri selalu Sekda Karawang.

Berita Lainnya  Tips Kesehatan Mudik Lebaran: Ketua Asklin Karawang Ingatkan Pentingnya Persiapan Fisik dan Kewaspadaan Penyakit Menular

“Seharusnya itu tidak perlu terjadi, terlepas apapun yang dilakukan sekda selama menjabat ini tidak harus terjadi. Apalagi beliau sudah 34 tahun bertugas untuk Karawang patut diapresiasi,” Kata Ketua Komisi I DPRD Karawang, Khoerudin, Selasa (2/7/2024).

Foto Ketua Komisi I DPRD Karawang Khoerudin

Politisi partai Demokrat ini mengatakan, dirinya tidak menampik saat ada nuansa politis begitu kental di kegiatan apel pagi tersebut. Terlibat dengan kompaknya ketidakhadiran para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Karawang.

“ASN seharusnya tidak terkontaminasi dengan situasi politik saat ini. Karena banyak dampak jika ASN langsung berpolitik praktis,” Katanya.

Berita Lainnya  Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Resmi Melantik 9 Kepala Desa Hasil Pilkades Digital 

Baca juga : https://otentiknews.click/apel-pagi-terakhir-sekda-karawang-acep-jamhuri-tidak-di-hadiri-pejabat-eselon-ii/

Seharusnya, lanjut Khoerudin, sebagai apresiasi kehadiran para pejabat dan pegawai pemerintah kabupaten Karawang hadir dalam apel pagi tersebut. Sehingga dirinya menduga ada unsur kesengajaan untuk tidak menghadirkan para pejabat dalam apel tersebut.

“Kalau ada indikasi itu jelas dan patut diduga karena bukan rahasia umum sekda 1 Juli kemarin purnabakti. Harusnya ASN itu membuat acara seremonial, meskipun sederhana sebagai apresiasi. Saya merasakan dengan kejadian kemarin terlepas itu masuk dalam nuansa politis atau tidak itu memalukan,” ujarnya.

Berita Lainnya  Budiwanto Dukung Desa Wisata Muara Baru Jadi Destinasi Unggulan Jawa Barat

Oleh sebab itu, pihaknya juga meminta agar BKPSDM mengevaluasi terkait masalah ketidakhadiran para pejabat diapel pagi tersebut yang digelar dikantor Bupati Karawang. (rin/red) 

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER