-10.1 C
New York
Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img

PC IMM Karawang, Meminta RDP Dengan Dinkes, Janggalnya Recruitmen Calon Pegawai RSUD Rengasdengklok

spot_img

PC IMM pun meminta agar di gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang dan pihak terkait untuk mengklarifikasi dugaan kejanggalan tersebut.

Karawang, otentiknews.click – Polemik rekrutmen calon pegawai BLUD Non ASN di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rengasdengklok Tahun 2025 semakin mencuat.

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC- IMM) Kabupaten Karawang menilai proses seleksi minim transparansi, tidak memprioritaskan tenaga kerja lokal, dan terkesan dipaksakan.

Foto: PC IMM Karawang (dok.istimewa)

PC IMM pun meminta agar di gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang dan pihak terkait untuk mengklarifikasi dugaan kejanggalan tersebut.

Berita Lainnya  IMM Karawang Paparkan Naskah Akademik di Hadapan Pimpinan PKS: 'Bukan Politik Praktis, Tapi Politik Nilai'

Iqbal Jamalulail, Anggota DPRD Kabupaten Karawang Dapil II sekaligus anggota Komisi IV, juga mengungkapkan sejumlah kejanggalan yang ia temui.

Ia menyoroti waktu pendaftaran yang sangat singkat, hanya empat hari (1–4 September 2025), serta keputusan menggandeng Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung sebagai mitra seleksi ketimbang Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (UNSIKA).

“RSUD Rengasdengklok adalah kebanggaan masyarakat karena dibangun dengan uang rakyat, tapi masyarakat lokal justru kurang terakomodir. Pendaftaran hanya empat hari jelas tidak efektif untuk menjaring tenaga kerja kompeten. Kami juga mempertanyakan kenapa rekrutmen ini menggandeng Unpad di Bandung, padahal Karawang punya UNSIKA yang seharusnya bisa diberdayakan,” ujar Iqbal.

Berita Lainnya  Galang Donasi Untuk Korban Banjir, PPBNI Satria Banten Karawang Gelar Aksi Solidaritas Kemanusian

PC, IMM Karawang meminta RDP sangat tepat agar persoalan ini bisa dibahas secara terbuka dan transparan.

Ketua Umum PC IMM Karawang, Dino Robika Patardo, mengatakan bahwa IMM Karawang akan terus mengawal isu ini hingga ada kejelasan dan perbaikan dalam sistem rekrutmen.

“Seleksi harus transparan dan berpihak pada putra daerah yang berkompeten. Jangan sampai rumah sakit ini berdiri megah tapi masyarakat Karawang tidak mendapat kesempatan,” tegasnya.

Sekretaris Umum PC IMM Karawang, Raden Gumilar Riyansyah, S.Kom, menegaskan IMM siap menjadi mitra kritis pemerintah daerah.

Berita Lainnya  Bupati Aep Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan 13 Pejabat Administrator & Fungsional di Lingkungan Pemkab Karawang

“Profesionalisme penting, tapi keberpihakan pada masyarakat lokal harus menjadi prioritas. IMM Karawang akan terus mengawal agar kebijakan publik benar-benar memberi manfaat untuk warga,” ujarnya.

Dengan adanya permintaan RDP ini, IMM Karawang berharap proses rekrutmen pegawai RSUD Rengasdengklok dapat ditinjau ulang dan diperbaiki agar lebih adil, transparan, serta berpihak pada masyarakat Karawang. (***).

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER