0.2 C
New York
Selasa, Maret 3, 2026
spot_img

Ketua PAMDI Karawang Jayadi, Momentum Hari Disabilitas Nasional Menjadi Ruang Refleksi Penting 

spot_img

Ketua Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Karawang Jayadi, SE, mengatakan, bahwa di momentum Hari Disabilitas Nasional Tahun 2025 bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat bahwa keberagaman kemampuan manusia merupakan bagian dari kekuatan sosial.

Karawang, otentiknews.click – Hari Disabilitas Nasional (HDN) 2025 menjadi ruang refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa, termasuk para pelaku seni. HDN Tahun 2025 ini dengan mengusung tema internasional “Fostering disability-inclusive societies for advancing social progress” atau Membangun masyarakat inklusif disabilitas untuk memajukan kemajuan sosial.

Foto: Jayadi, SE (dok.istimewa)

Ketua Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Karawang Jayadi, SE, mengatakan, bahwa di momentum Hari Disabilitas Nasional Tahun 2025 bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat bahwa keberagaman kemampuan manusia merupakan bagian dari kekuatan sosial.

Berita Lainnya  Satlantas Polres Karawang: Hari Pertama Ramadhan, Bagikan Ratusan Takjil Gratis Untuk Berbuka Puasa Disambut Antusias Pengendara

“Saya mengucapkan selamat Hari Disabilitas Nasional 2025. Hari ini adalah momentum bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam membangun masyarakat yang benar-benar inklusif, ramah, dan memberikan ruang yang setara bagi penyandang disabilitas,” ujar Jayadi melalui rilis resminya kepada otentiknews.click, Rabu (3/12/2025).

Dikatakan Jayadi, momen ini kembali mengajak publik untuk memperkuat kesadaran, kepedulian, dan tindakan nyata terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Termasuk di dunia seni, khususnya musik dangdut adalah ruang yang seharusnya membuka diri bagi siapa pun, termasuk para penyandang disabilitas yang memiliki bakat dan potensi besar di bidang musik.

Berita Lainnya  3 Tahun Duitnya Mandek, KDM Janji Tuntaskan Perkara Mariam di Kecamatan Cikarang Barat

Menurutnya, inklusi harus hadir bukan hanya dalam wacana, tetapi diimplementasikan dalam kegiatan, program, dan akses yang adil.

“Musik adalah bahasa universal. PAMDI Karawang terus berkomitmen memberikan ruang dan kesempatan bagi para sahabat disabilitas yang ingin berkarya. Setiap talenta harus dihargai tanpa melihat keterbatasan fisik,” tambahnya.

Lebih lanjut Jayadi juga mendorong pemerintah daerah (pemda) komunitas, hingga pelaku industri kreatif di Karawang untuk terus memperkuat ekosistem inklusi. Mulai dari penyediaan fasilitas ramah disabilitas, akses pelatihan seni, hingga keadilan dalam kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Peringatan HDN 2025 di Karawang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakatnya menerima dan memfasilitasi semua kelompok, termasuk penyandang disabilitas.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui Bazar Ramadhan 1447H Selama 10 Hari, Hadirkan 100 Tenant UMKM

Jayadi pun berharap momentum HDN 2025 ini menjadi sebuah momen penting :

“Mari kita jadikan Hari Disabilitas Nasional sebagai pengingat bahwa keberagaman adalah kekuatan. Ketika masyarakat inklusif tercipta, maka kemajuan sosial akan mengikuti,” katanya.

Maka dari itu, PAMDI Karawang terus berupaya menjadi bagian dari gerakan inklusi, sekaligus mengajak masyarakat untuk menumbuhkan empati, menghargai keberagaman, dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk berkarya. (red).

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER