19 C
New York
Rabu, Juni 17, 2026
spot_img

Alasan Ruangan Penuh, Pasien Gawat Darurat di RS Izza Cikampek Mengalami Penolakan Saat Hendak Berobat

spot_img

Salah satu pasien BPJS, Susi Susanti warga Desa Wancimekar Kotabaru Karawang merasa kecewa setelah adanya penolakan saat hendak berobat ke Rumah Sakit Izza Cikampek pada hari Selasa (15/07/2025) malam kemarin.

Karawang, otentiknews.click – Penolakan pasien BPJS Kesehatan oleh rumah sakit seringkali menjadi masalah yang menimbulkan keresahan. Padahal rumah sakit dilarang menolak pasien gawat darurat, termasuk pasien BPJS.

Salah satu pasien BPJS, Susi Susanti warga Desa Wancimekar Kotabaru Karawang merasa kecewa setelah adanya penolakan saat hendak berobat ke Rumah Sakit Izza Cikampek pada hari Selasa (15/07/2025) malam kemarin.

Berita Lainnya  H. Budiwanto: Jika Dugaan di THM Karawang Terbukti, Perlu Sanksi dan Pengawasan Lebih Ketat
Foto: dok.istimewa

“Sempat masuk IGD dan kata dokternya kamarnya penuh, cari rumah sakit lain aja, kata dokter di IGD” katanya saat bercerita.

Dengan kondisi yang lemas, bahkan dirinya meminta kepada dokter yang berada di IGD untuk melakukan pengobatan biasa seperti pasien lainnya.

“Mau berobat biasa aja tetap ngga bisa kata dokternya tetap keukeuh ke rumah sakit lain aja. Kok begitu ya apakah karena saya pasien peserta BPJS,” ucapnya merasa heran.

Tanpa berpikir panjang, ia pun langsung meninggalkan ruangan IGD Rumah Sakit Izza Cikampek dengan penuh rasa kecewa atas pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit tersebut.

Berita Lainnya  Kapolres Karawang Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas, Intensifkan Patroli PREKAT dan KRYD di Titik Rawan

“Kalau ditolak untuk rawat inap tidak apa-apa karena saya juga tau dia (dokter-red) bilangnya kamarnya penuh, tapi kalau mau berobat biasa masih ditolak itu yang saya tidak bisa terima dan masih kecewa dengan pelayanan rumah sakit izza,” ungkapnya.

Sementara, saat dikonfirmasi Dirut Rumah Sakit Izza Cikampek, dr Dik Adi Nugraha mengaku akan menulusuri apa yang terjadi atas nama pasien tersebut dan meminta maaf atas ketidaknyamanan pelayanan yang diberikan rumah sakit.

“Sebelumnya kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya Kang Yana, saya coba telusur dulu apa yang terjadi atas nama pasien tersebut,” pungkasnya. (acu/red). 

Berita Lainnya  Perkuat Sinergi dan Studi Tiru, Pemda Karawang Lakukan Kunjungan Kerja ke Pemkot Cirebon

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER