-1.3 C
New York
Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Contohkan, Menhan Dan Kabinet Indonesia Maju Bayar Zakat Fitrah Di Istana Negara

spot_img

DERAPHUKUM.CLICK | Hari kedua bulan Ramadan, Presiden RI Joko Widodo bersama Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju melakukan pembayaran zakat fitrah kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/3/2024).

Dalam momen kebersamaan tersebut, pembayaran zakat dilakukan sesuai tata cara yang dituntun Baznas.

“Saya berpesan agar dana zakat yang terkumpul disalurkan tepat sasaran, disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, memberikan kebahagiaan kepada mustahiq dan ketentraman pada muzakki,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga berharap zakat yang telah dikeluarkan dapat menyempurnakan ibadah Ramadan, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Sementara itu, Ketua Baznas Noor Achmad dalam laporannya mengatakan bahwa Gerakan Cinta Zakat yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada April 2021 silam telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja pengumpulan zakat secara nasional.

“Gerakan Cinta Zakat yang telah Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden luncurkan telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap kinerja pengumpulan zakat secara nasional dari berbagai sektor, salah satunya dari sektor kementerian, lembaga, badan, sektor usaha milik negara, dan swasta, serta turut berpengaruh kepada kepatuhan ASN seluruh Indonesia dalam menunaikan zakat sehingga di Indonesia tumbuh dengan pesat, baik secara kuantitas maupun kualitas, baik yang dirasakan oleh muzaki maupun mustahik,” ujar Achmad.

Berita Lainnya  Taklimat Presiden RI Prabowo Subianto, Di Pembukaan Rakornas Tahun 2026 Bersama Pemerintah Pusat & Daerah 

Achmad mengungkapkan, pada tahun 2023 total pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di SKL Baznas dan LAZ seluruh Indonesia mencapai Rp32 triliun, atau meningkat sebesar 43,74 persen dari sebelumnya.

“Di Baznas pusat sendiri tercatat pengumpulannya tumbuh 39,8 persen, pada tahun 2023 terkumpul Rp881 miliar,” ucap Achmad.

Pada kesempatan ini Baznas juga memberikan penghargaan Life Time Achievment BAZNAS Award kepada Presiden RI dan Wakil Presiden RI atas peran besarnya terkait zakat.

*Contohkan, Menhan Dan Kabinet Indonesia Maju Bayar Zakat Fitrah Di Istana Negara*

Berita Lainnya  Anggota DPRD Karawang, Deddy Indrasetiawan Reses 2 Tahun Sidang 2025-2026, Serap Aspirasi Warga Desa Lemahmulya

_Nasional | Derap_Hukum_ – Hari kedua bulan Ramadan, Presiden RI Joko Widodo bersama Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju melakukan pembayaran zakat fitrah kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/3/2024).
Dalam momen kebersamaan tersebut, pembayaran zakat dilakukan sesuai tata cara yang dituntun Baznas.

“Saya berpesan agar dana zakat yang terkumpul disalurkan tepat sasaran, disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, memberikan kebahagiaan kepada mustahiq dan ketentraman pada muzakki,” ujar Presiden Jokowi.
Presiden juga berharap zakat yang telah dikeluarkan dapat menyempurnakan ibadah Ramadan, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Sementara itu, Ketua Baznas Noor Achmad dalam laporannya mengatakan bahwa Gerakan Cinta Zakat yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada April 2021 silam telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja pengumpulan zakat secara nasional.

Berita Lainnya  H. Budiwanto: Pers Sehat Pilar Ekonomi Berdaulat dan Bangsa Kuat, Menjadi Momentum HPN 2026

“Gerakan Cinta Zakat yang telah Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden luncurkan telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap kinerja pengumpulan zakat secara nasional dari berbagai sektor, salah satunya dari sektor kementerian, lembaga, badan, sektor usaha milik negara, dan swasta, serta turut berpengaruh kepada kepatuhan ASN seluruh Indonesia dalam menunaikan zakat sehingga di Indonesia tumbuh dengan pesat, baik secara kuantitas maupun kualitas, baik yang dirasakan oleh muzaki maupun mustahik,” ujar Achmad.
Achmad mengungkapkan, pada tahun 2023 total pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di SKL Baznas dan LAZ seluruh Indonesia mencapai Rp32 triliun, atau meningkat sebesar 43,74 persen dari sebelumnya.
“Di Baznas pusat sendiri tercatat pengumpulannya tumbuh 39,8 persen, pada tahun 2023 terkumpul Rp881 miliar,” ucap Achmad.
Pada kesempatan ini Baznas juga memberikan penghargaan Life Time Achievment BAZNAS Award kepada Presiden RI dan Wakil Presiden RI atas peran besarnya terkait zakat.(Red)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER