“Para pendaftar dengan jumlah 60 orang, seleksi dimulai pada bulan November, hasil seleksi menjadi 12 pasang atau 24 orang, ini telah melalui serangkaian kegiatan karantina selama kurang lebih 1,5 bulan lamanya,” jelas Aditya.Â
Karawang, otentiknews.click – Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Disparbud Kabupaten Karawang Fazriyan Wardani Adhitya, yang akrab disapa F.W Aditya menyampaikan apresiasinya, kegiatan Malam Bakat Pemilihan Putra Putri Batik Karawang tahun 2025 merupakan salah satu rangkaian penting dalam proses pemilihan duta budaya daerah.
Dengan mengusung tema “Semangat Pelestarian Budaya dan Pengembangan Potensi Generasi Muda, kegiatan berlangsung pada Senin, 21 Desember 2025.

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Disparbud Kabupaten Karawang Fazriyan Wardani Adhitya atau yang akrab disapa F.W Aditya mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggali, menampilkan, serta mengapresiasi potensi dan kreativitas generasi muda Karawang.
“Para pendaftar dengan jumlah 60 orang, seleksi dimulai pada bulan November, hasil seleksi menjadi 12 pasang atau 24 orang, ini telah melalui serangkaian kegiatan karantina selama kurang lebih 1,5 bulan lamanya,” jelas Aditya.
“Penilaian terdiri dari beberapa hal yaitu sikap, basic knowledge, brain, beauty, behaviour dan lain sebagainya yang dapat menunjang putra putri terpilih dari yang terbaik menjadi yang terbaik,” ungkap Aditya kepada otentiknews.click Senin (21/12/2025) malam.
Dikatakan Aditya, acara ini menjadi wadah bagi para finalis untuk mengekspresikan bakat terbaiknya, baik di bidang seni, budaya, maupun kreativitas lainnya.
“Pada malam bakat ini, para finalis menampilkan beragam pertunjukan seperti seni tari, musik, vokal, puisi, teater, hingga bentuk kreativitas modern yang tetap berlandaskan nilai-nilai budaya lokal,” lapar Aditya.
Lebih lanjut Aditya mengatakan, setiap penampilan tidak hanya dinilai dari kemampuan teknis, tetapi juga dari kepercayaan diri, keunikan, serta kemampuan finalis dalam merepresentasikan karakter dan filosofi batik Karawang.
“Tentunya malam bakat ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya,” ujarnya.
Masih dikatakan Aditya, melalui kegiatan ini, diharapkan lahir Putra dan Putri Batik Karawang yang tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga berwawasan luas, beretika, berbudaya, serta mampu menjadi duta pelestarian batik dan budaya Karawang di berbagai kesempatan.
“Semoga malam bakat pemilihan putra dan putri Batik Karawang menjadi momentum penting untuk mempererat kecintaan terhadap warisan budaya daerah serta mendorong peran aktif anak muda dalam menjaga dan mempromosikan batik Karawang ke tingkat yang lebih luas,” pungkasnya. (caw/red).


