Menurutnya, pada momentum Isro Mi’raj yang merupakan peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, menggambarkan dua perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dalam satu malam.
Karawang, otentiknews.click – Ketua DPC Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Karawang Jayadi, SE menyampaikan ucapan selamat memperingati Isro Mi’raj 1447 Hijriah tahun 2026.

Menurutnya, pada momentum Isro Mi’raj yang merupakan peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, menggambarkan dua perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dalam satu malam.
Ia mengajak umat islam dan generasi muda Indonesia khususnya di Kabupaten Karawang untuk bersatu padu terus memperingati Isro Mi’raj dengan konteks pemahaman beragama sesuai syariat Islam.
“Isra (perjalanan malam-red) dari Masjidil haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, dan Miraj (kenaikan-red) dari Masjidil Aqsa naik ke langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT,” ungkap Jayadi melalui keterangan resminya kepada otentiknews.click, Jum’at (16/01/2026) sore.
Dikatakan Jayadi, bahwa peristiwa ini adalah mukjizat besar yang menunjukkan kebesaran Allah dan menjadi fondasi utama kewajiban salat bagi umat Islam.
Isra adalah perjalanan malam dari masjidil haram (Mekah) ke Masjidil Aqsa (Yerusalem) bersama Malaikat Jibril, menggunakan hewan bernama Buraq.
Miraj merupakan kenaikan dari masjidil aqsa menembus tujuh lapis langit hingga Sidratul Muntaha, di mana Nabi Muhammad SAW bermunajat dan menerima wahyu salat lima waktu.
“Peringatan ini menjadi momen penting untuk mengenang perjalanan spiritual Rasulullah SAW, sekaligus sebagai ajakan bagi umat Muslim untuk memperdalam keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” jelas Jayadi.
Lebih lanjut dikatakan Jayadi, dengan memperingati Isra Miraj setiap tahunnya, umat islam diberikan sebuah pemahaman, bahwa kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, yang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan naik ke langit hingga Sidratul Muntaha.
“Isra Mi’raj diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah, dirayakan dengan pengajian dan kajian untuk merenungkan makna peristiwa tersebut,” pungkasnya. (red).


