-1.3 C
New York
Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Masa Aksi Demontrasi Tolak UU TNI Didepan Gedung DPRD Karawang Berakhir Ricuh

spot_img

Demo menolak UU TNI di Kabupaten Karawang, berujung ricuh. Ratusan massa yang menggelar aksi melemparkan petasan dan batu serta melakukan perusakan saat kericuhan terjadi. Massa yang terdiri dari gabungan Komite Rakyat Sipil dan mahasiswa terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian di depan Gedung DPRD Karawang.

Karawang, otentiknews.click – Ratusan masa aksi demonstrasi menolak pengesahan Undang-Undang (UU) TNI di Karawang, Jawa Barat, berujung ricuh pada Selasa (25/3/2025) sore.

Demo menolak UU TNI di Kabupaten Karawang, berujung ricuh. Ratusan massa yang menggelar aksi melemparkan petasan dan batu serta melakukan perusakan saat kericuhan terjadi. Massa yang terdiri dari gabungan Komite Rakyat Sipil dan mahasiswa terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian di depan Gedung DPRD Karawang.

Berita Lainnya  Forkopimda Karawang Hadiri Rakornas, Sinergi Pusat & Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

Unjuk rasa ini diikuti gabungan berbagai gabungan Komite Rakyat Sipil dan elemen mahasiswa. Massa mulai berdatangan ke Gedung DPRD Karawang pukul 16.05 WIB. mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan penolakan UU TNI.

Kericuhan meledak sekitar pukul 17.00 setelah massa melempar batu dan petasan ke arah Gedung DPRD Kabupaten Karawang Petugas pengamanan juga menjadi sasaran pelemparan massa aksi.

Pihak kepolisian merespon dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan, massa bukannya mundur, justru semakin beringas. Mereka kembali menyerang aparat dengan lemparan batu serta melakukan perusakan fasilitas di sekitar gedung DPRD.

Berita Lainnya  Anggota DPRD Karawang, Deddy Indrasetiawan Reses 2 Tahun Sidang 2025-2026, Serap Aspirasi Warga Desa Lemahmulya
Foto :Dok.istimewa

Beberapa demonstran melempari gedung DPRD kabupaten Karawang dengan batu hingga memecahkan kaca dan merusak pintu gerbang utama. Selain itu, mereka juga mencoret-coret pos satpam menggunakan pilox. Sejumlah lampu penerangan di sekitar lokasi aksi juga turut dirusak.

Hingga Selasa petang, situasi mulai berangsur kondusif, meski massa masih bertahan di depan gedung DPRD. Aparat kepolisian tetap berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan.

Foto :Dok.istimewa

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah selanjutnya dalam menangani aksi ini.

Berita Lainnya  Sekertaris Gerindra Karawang Kang HES, Mengucapkan Dirgahayu Partai Gerindra Ke-18: 'Kompak, Bergerak, Berdampak'

Belum diketahui apakah polisi akan mengambil tindakan tegas untuk membubarkan massa atau menunggu situasi mereda secara alami.

Aksi demonstrasi ini merupakan kelanjutan dari unjuk rasa sebelumnya yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa di gedung DPRD Karawang.

Mereka dengan tegas menyuarakan penolakan terhadap pengesahan UU TNI, yang dianggap bertentangan dengan prinsip demokrasi dan dapat mengancam kebebasan sipil.

Situasi di sekitar gedung DPRD Karawang masih dalam pemantauan, sementara aparat keamanan terus berjaga untuk memastikan ketertiban tetap terjaga. ***

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER