Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menegaskan bahwa pengamanan mudik tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud pengabdian tulus Polri dalam melayani masyarakat di momen yang penuh kesucian.
Karawang, otentiknews.click – Menjelang tibanya hari kemenangan, Kepolisian Resor (Polres) Karawang telah mematangkan persiapan untuk menyambut para pejuang rindu yang akan melintasi wilayah Karawang. Melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026, sebanyak 785 personel kepolisian disiagakan dengan satu misi utama: menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menegaskan bahwa pengamanan mudik tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud pengabdian tulus Polri dalam melayani masyarakat di momen yang penuh kesucian.
Langkah pengamanan yang menyejukkan ini telah dirancang secara matang berdasarkan evaluasi mendalam dari operasi-operasi sebelumnya.
Dengan semangat meningkatkan kualitas pelayanan, ratusan personel tersebut akan ditempatkan secara strategis di berbagai titik jalur mudik, mulai dari jalur tol hingga jalur arteri. Fokus utamanya adalah memberikan pertolongan cepat bagi pemudik yang mengalami kendala serta mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
.Strategi rekayasa lalu lintas seperti one way dan contra flow di ruas Tol Jakarta–Cikampek pun telah disiapkan sebagai langkah situasional guna menjaga kelancaran perjalanan.
Sinergi yang harmonis juga ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang melalui keterlibatan Dinas Perhubungan yang menyiagakan 140 personel tambahan di berbagai pos pengamanan.
Tak hanya di jalan utama, perhatian mendalam diberikan hingga ke tingkat kecamatan. Plt. Asisten I Setda Karawang, Ridwan Salam, menginstruksikan jajaran camat untuk memastikan setiap sudut jalur mudik dalam kondisi prima—mulai dari perbaikan jalan berlubang hingga memastikan lampu penerangan jalan umum berfungsi maksimal.
Kepedulian ini merupakan bentuk kerja sama “Sauyunan” antara kepolisian dan pemerintah daerah demi meminimalkan risiko di jalan raya.
Operasi Ketupat Lodaya 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan prediksi puncak arus mudik pada tanggal 14 dan 15 Maret.
Sejumlah titik rawan seperti kawasan Tanjungpura, Pasar Kosambi, hingga jalur Pantura menjadi fokus perhatian petugas yang siap berjaga siang dan malam.
Melalui persiapan yang humanis dan terpadu ini, diharapkan setiap langkah pemudik menuju keluarga tercinta dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan berkesan. Karena pada akhirnya, keselamatan setiap warga adalah prioritas tertinggi yang membawa kebahagiaan bagi kita semua. (***).


