Kegiatan yang mengusung tema besar “Berani dan Peduli” ini dipusatkan di halaman kegiatan GMBI KSM Telukjambe Barat. Agenda ini berlangsung tertib dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Karawang sebagai tim teknis medis.
Karawang, otentiknews.click – Aksi kemanusiaan nyata kembali ditunjukkan oleh jajaran warga dan aktivis sosial di Kabupaten Karawang. Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Telukjambe Barat menggelar bakti sosial donor darah massal, Jumat (15/05/2026).
Kegiatan yang mengusung tema besar “Berani dan Peduli” ini dipusatkan di halaman kegiatan GMBI KSM Telukjambe Barat. Agenda ini berlangsung tertib dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Karawang sebagai tim teknis medis.

Sekitar 100 anggota dan kader GMBI memadati area penanganan untuk mendonorkan darah secara sukarela. Langkah ini diambil guna merespons menipisnya ketersediaan stok darah di wilayah Karawang, yang sangat dibutuhkan oleh pasien thalasemia, korban laka lantas, hingga ibu melahirkan.
Ketua DPD LSM GMBI Distrik Karawang, Asep Mulyana, hadir langsung di lokasi sekaligus ikut mendaftarkan diri sebagai pendonor. Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya organisasi kemasyarakatan untuk turun langsung memberikan dampak positif berkesinambungan.
“Solidaritas itu bukan tentang siapa yang paling keras berbicara soal rakyat. Solidaritas adalah keberanian untuk hadir saat orang lain membutuhkan. Donor darah mengajarkan kita bahwa membantu sesama tidak selalu harus dengan uang atau jabatan. Kadang, cukup dengan ketulusan dan kepedulian terhadap nyawa manusia lain,” ujar Asep Mulyana kepada awak media, Jum’at (15/05/2026).
Di tempat yang sama, Sekretaris KSM GMBI Karawang, H. Ibenk, turut menyoroti aspek mentalitas pemuda dan anggota organisasi.
Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengikis sifat individualis melalui gerakan donor darah massal ini.
“Berani itu bukan hanya soal kuat di jalan atau lantang di suara. Berani adalah ketika seseorang mau mengulurkan tangan untuk orang lain tanpa tahu siapa yang akan ditolongnya. Donor darah adalah bentuk keberanian kemanusiaan,” kata H. Ibenk.
Menutup rangkaian acara, Ketua KSM GMBI Telukjambe Barat, Tri Nurhandi, mengapresiasi tingginya animo para anggota yang hadir.
Ia menegaskan, aksi nyata di lapangan jauh lebih berharga dibanding retorika kosong di media sosial.
“Hari ini banyak orang mudah menulis tentang kemanusiaan, tapi sedikit yang benar-benar mau hadir untuk manusia lain. Peduli itu bukan status, bukan pencitraan. Peduli adalah aksi nyata. Ketika darah kita bisa menyambung hidup seseorang, lalu alasan apa lagi untuk memilih diam?” pungkas Tri Nurhandi.
Melalui rilis resmi ini, KSM GMBI Telukjambe Barat berharap pasokan kantong darah yang berhasil dikumpulkan dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran demi menyelamatkan banyak nyawa di Kabupaten Karawang. (red).


