Dikatakan Engkos, bahwa pihaknya menyambut baik dan apresiasi program dari Perumdam Tirta Tarum tentang sosialisasi yang telah disampaikan terkait air bersih.
Karawang, otentiknews.click – Pemerintah Desa (Pemdes) Duren kecamatan Klari menggelar minggon Desa sebagai langkah pemberian informasi dan sarana diskusi aparatur Desa, kegiatan rapat minggon sekaligus sosialisasi dari Perumdam Tirta Tarum Karawang, Rabu (21/01/2026).

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Duren H. Engkos menyampaikan, bahwa agenda rutin rapat minggon dilaksanakan setiap hari Rabu ini sekaligus ada sosialisasi dari Perumdam Tirta Tarum Kabupaten Karawang.
“Alhamdulillah giat minggon desa Duren kembali dilaksanakan dengan lancar dan kondusif walaupun dalam kondisi cuaca ini memang masih musim penghujan,” ungkap Pj Kades Duren Engkos kepada otentiknews.click.
Dikatakan Engkos, bahwa pihaknya menyambut baik dan apresiasi program dari Perumdam Tirta Tarum tentang sosialisasi yang telah disampaikan terkait air bersih.
Sementara itu tempat yang sama, Bidang Komersial Perumdam Tirta Tarum Kabupaten Karawang Kiki Kurniawan mengatakan, bahwa dalam agenda rapat minggon desa Duren, Perumdam Tirta Tarum Kabupaten paparkan program cakupan layanan air bersih.
Pihaknya memberikan program harga promo Rp 500 ribuan, Untuk tahun 2026 ini Perumdam Tirta Tarum Karawang, khususnya di 3 cabang layanan, dan 1 unit layanan. Antara lain di cabang Klari, kemudian di cabang Majalaya, cabang PDAM regional, dan satu lagi di unit Cikampek.
“Jadi di tahun 2026 ini kita ada program, pengembangan cakupan layanan antara lain untuk di wilayah kecamatan Klari itu kita menargetkan 1000 sambungan langganan baru, di Majalaya 3000 langganan baru, di kecamatan Cikampek atau di unit Cikampek sebanyak 2500 dan di cabang SPAM regional sebanyak 1000 pelanggan,” ujarnya kepada otentiknews.click, Rabu (21/01/2026).
Pihaknya berharap, program ini tentunya dapat menarik minat warga di empat wilayah layanannya.
“Dimana pada program ini ada harga promo sebesar Rp 500 ribu ditambah biaya pendaftaran sebesar Rp 24 ribu, jadi buat warga masyarakat yang berminat cukup, menyampaikan atau melampirkan fotokopi KTP saja kepada perwakilan RT dan RW setempat,” jelasnya.
Lebih lanjut pihaknya akan melakukan survei lanjutan untuk digitalisasi, karena untuk proses sebagai bagian dari menghitung berapa nilai investasi yang memang dibutuhkan, untuk melakukan perluasan atau pengembangan cakupan layanan ini.
“Bagi warga masyarakat yang berpikir mau daftar atau itu, yang berkeinginan atau berminat menjadi pelanggan kami, seperti yang kami sampaikan di sosialisasi minggon desa Duren, Bisa menghubungi RT atau RW dengan menyampaikan atau melampirkan fotokopi KTP-nya saja.
Selanjutnya petugas Tirta Tarum berkoordinasi kembali dengan pihak RT/RW untuk melakukan survei langsung ke rumah-rumah warga yang berminat. pungkasnya. (caw/red).


