21.3 C
New York
Senin, Juni 15, 2026
spot_img

Aktivis Muhammadiyah Desak Penutupan Permanen THM di Jalur Tuparev, Menyusul Beredarnya Video Dugaan Pesta LGBT

spot_img

“Esensi Kota Tua Tuparev itu adalah pusat memori kolektif sejarah dan jembatan antara masa lalu dengan masa kini. Kawasan itu seharusnya menghadirkan nuansa romantisme historis yang mencerminkan identitas Karawang,” ujarnya kepada otentiknews.click Selasa (09/06/2026). 

Karawang, otentiknews.click – Aktivis Muhammadiyah Karawang, Dadan Suhendarsyah atau yang akrab disapa Kang Ejend, menyampaikan kritik keras terhadap keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) di Theater Nights Mart (TNM) menyusul dugaan adanya pesta LGBT atau gay (sesama jenis) yang videonya beredar luas di media sosial dan menghebohkan masyarakat Karawang.

Berita Lainnya  Didin Sirojudin: Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan
Foto: dok.istimewa

Menurut Kang Ejend, konsep penataan kawasan Kota Tua Tuparev yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat dan mendapat dukungan dari Bupati Karawang sejatinya harus menjadi cikal bakal lahirnya peradaban modern sebuah kota yang tetap berpijak pada nilai sejarah, budaya, dan moral masyarakat.

“Esensi Kota Tua Tuparev itu adalah pusat memori kolektif sejarah dan jembatan antara masa lalu dengan masa kini. Kawasan itu seharusnya menghadirkan nuansa romantisme historis yang mencerminkan identitas Karawang,” ujarnya kepada otentiknews.click Selasa (09/06/2026).

Namun demikian, ia menilai perkembangan THM di kawasan tersebut justru mencerminkan budaya kosmopolitan dan postmodern yang cenderung liberal serta kapitalistik.

Berita Lainnya  KAMI Karawang Desak Kejagung RI Usut Tuntas Kasus BGN, Bupati Karawang Diminta Segera Klarifikasi Kemunculan Map Putih

“THM yang berkembang saat ini merupakan produk peradaban kosmopolis atau postmodern yang cenderung kapitalis liberal, yang tidak pernah berbicara tentang tanggung jawab terhadap karakter anak cucu generasi penerus maupun dampak kerusakan moral masyarakat Kabupaten Karawang,” tegasnya.

Kang Ejend juga menyoroti dugaan adanya aktivitas LGBT di salah satu THM yang menurutnya harus menjadi momentum evaluasi besar bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

“Temuan dugaan aksi LGBT atau gay ini seharusnya menjadi pintu masuk bagi Pemda Karawang untuk melakukan penutupan permanen seluruh THM yang ada di jalur Tuparev tanpa terkecuali,” pungkasnya. (red)

Berita Lainnya  Operasi Jaran Lodaya 2026: Polres Karawang Ungkap Kasus Pencurian, Amankan Pelaku dan Barang Bukti

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER