Pesta demokrasi yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang ini akan mencetak sejarah baru dengan kesiapan 67 desa untuk menerapkan sistem digital dalam pemungutan suara.
Karawang, otentiknews.click– Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Karawang terus mematangkan persiapan menjelang pesta demokrasi tingkat desa melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026.
Pesta demokrasi yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang ini akan mencetak sejarah baru dengan kesiapan 67 desa untuk menerapkan sistem digital dalam pemungutan suara.
Langkah besar ini ditandai dengan digelarnya kegiatan sosialisasi Pilkades serentak secara masif di Aula Husni Hamid pada Selasa, 18 Agustus 2026 lalu.

Agenda strategis tersebut dihadiri langsung oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang, seluruh camat, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menegaskan bahwa penerapan sistem digital dalam Pilkades bukan sekadar formalitas teknologi, melainkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menghadirkan proses demokrasi di tingkat akar rumput yang semakin transparan, akuntabel, efektif, dan berintegritas.
“Pilkades digital merupakan sebuah momentum penting dalam mewujudkan proses demokrasi di tingkat desa yang lebih transparan, akuntabel, dan tentunya lebih efektif serta berintegritas,” ujar Bupati Aep di hadapan para peserta sosialisasi.
Ia menambahkan, sistem digitalisasi ini sejatinya bukan hal baru bagi Kabupaten Karawang. Pemerintah daerah sebelumnya telah sukses menguji coba dan menerapkan sistem serupa di sembilan desa pada periode lalu, di mana seluruh tahapannya berjalan dengan aman dan lancar.
Pengalaman dari sembilan desa terdahulu kini menjadi modal berharga bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi total sekaligus menyempurnakan berbagai aspek teknis demi meminimalisir kendala pada pelaksanaan skala besar tahun ini.
Mengingat jumlah desa yang terlibat jauh lebih banyak, Bupati Aep memberikan perhatian khusus pada aspek kesiapan.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan total dari seluruh unsur yang terlibat, mulai dari jajaran pemerintah daerah, tingkat kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, hingga kesiapan masyarakat sebagai pemilih.
Di akhir arahannya, Bupati Aep mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kebijakan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan adalah dinamika yang wajar dalam alam demokrasi.
“Mari kita bersama menjaga suasana Pilkades agar tetap aman, tertib, damai, dan demokratis. Perbedaan pilihan jangan sampai memecah persatuan masyarakat,” pungkasnya. (red)


