Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Wawan Setiawan menjelaskan bahwa dari total sembilan mata pelajaran tingkat SD dan SMP, saat ini pemerintah baru mampu menggratiskan serta menyediakan modul untuk lima mata pelajaran.
Karawang, otentiknews.click – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meratakan pembangunan di wilayahnya. Melalui program Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Rawamerta 2026, pemerintah daerah hadir langsung untuk mendekatkan pelayanan kepada warga pada Selasa (22/9/2026).
Rangkaian kegiatan PATEN kali ini diawali dengan partisipasi Inspektur Daerah Drs. Asip Suhendar bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Bazar UMKM secara virtual via zoom. Kegiatan bazar ini digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026.
Melalui program PATEN, masyarakat Kecamatan Rawamerta diharapkan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pelayanan dengan lebih cepat, mudah, dan efisien. Layanan yang dihadirkan mencakup administrasi kependudukan, fasilitas pelayanan publik, hingga sektor kesehatan.
Fokus Pendidikan: Peresmian Kelas dan Modul Gratis
Selain pelayanan administrasi, sektor pendidikan menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan ini. Bupati Karawang meresmikan rehabilitasi ruang kelas sekaligus menyerahkan modul pembelajaran gratis kepada para siswa.
Kehadiran program ini disambut penuh antusias oleh para guru, orang tua murid, dan anak-anak di Sekolah Dasar (SD) Pasirkaliki 1.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Drs. Wawan Setiawan menjelaskan bahwa dari total sembilan mata pelajaran tingkat SD dan SMP, saat ini pemerintah baru mampu menggratiskan serta menyediakan modul untuk lima mata pelajaran.
“Sisa empat mata pelajaran lagi untuk saat ini bisa dibeli secara mandiri oleh masyarakat di Koperasi Merah Putih,” ungkapnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang memohon doa serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar di tahun depan program ini bisa dioptimalkan. Diharapkan program modul gratis tersebut dapat mencakup seluruh sembilan mata pelajaran tingkat SD dan SMP, baik untuk sekolah negeri maupun swasta.
Ketegasan Transparansi Dana BOS
Di samping perbaikan fisik dan fasilitas penunjang belajar, Inspektur Daerah memberikan perhatian khusus pada tata kelola anggaran sekolah. Pihaknya mengingatkan dengan tegas kepada para kepala sekolah dan pemangku kepentingan terkait agar memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara maksimal dan tepat sasaran.
Pihak Inspektorat menekankan bahwa perencanaan yang matang harus dicantumkan secara transparan dalam pengelolaan dana tersebut agar akuntabilitasnya tetap terjaga dengan baik.
Melalui sinergi lintas sektor yang terus diperkuat ini, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE dan Wakil Bupati Karawang H. Maslani, pihaknya mengaku optimis bahwa kualitas pendidikan, kesehatan, serta tingkat kesejahteraan masyarakat Karawang akan terus meningkat secara signifikan. (rls/red)


