Salah satunya Ifan Fansuri (54), ia menyampaikan dengan tegas, penolakan Ujang Masyhudi terhadap pengajian warga kaum menyambut bulan rajab di Masjid Agung Karawang, menjadi bukti kegagalan Ujang Masyhudi dalam mengelola Masjid Agung.
Karawang, otentiknews.click – Pasca penolakan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) versi DMI H. Ujang Masyhudi terhadap izin penggunaan Masjid Agung Karawang untuk pengajian warga kaum menyambut bulan rajab, mengundang reaksi keras dari tokoh masyarakat Karawang.

Salah satunya Ifan Fansuri (54), ia menyampaikan dengan tegas, penolakan Ujang Masyhudi terhadap pengajian warga kaum menyambut bulan rajab di Masjid Agung Karawang, menjadi bukti kegagalan Ujang Masyhudi dalam mengelola Masjid Agung.
“Tidak di izinkannya warga kaum menggunakan Masjid Agung sebagai tempat pengajian warga, menjadi bukti Ujang Masyhudi gagal mengelola masjid, melenceng dari niat awal di dirikannya Masjid Agung yaitu sebagai tempat ibadah warga sekitar,” ungkap Ifan Fansuri dengan nada kecewa kepada awak media, Rabu (24/12/2025).
Ia juga meminta Ujang Masyhudi untuk keluar dari pengelola masjid, karena sudah mencederai niat warga kaum memakmurkan Masjid Agung. Bahkan Ifan pun meminta ujang sadar diri untuk mundur sebagai petugas imam shalat dan tidak lagi mengaku sebagai ketua DKM.
“Lebih baik Ujang Masyhudi sadar diri mundur sebagai imam shalat dan jangan mengaku lagi dirinya sebagai ketua DKM Majid Agung,” tegas Ifan.
Sementara itu, tokoh masyarakat lainnya Enjat Sudrajat (52) menyampaikan bahwa dirinya dan warga kaum lainnya akan mendatangi kediaman H.Ujang apabila masih terlibat dalam pengelolaan Masjid Agung.
“Karena H. Ujang kami anggap sudah melanggar Moralitas-etis, kami akan mendatangi kembali kediaman H. Ujang apabila masih terlibat dalam pengelolaan kegiatan Masjid Agung,” pungkasnya. (red).


