Program Magang Kampus Berdampak RTIK Jawa Barat 2026 membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam digitalisasi desa, pengembangan website desa, pendampingan UMKM agar naik kelas, serta edukasi literasi digital bagi masyarakat.
Karawang, otentiknews.click – Dari kampus ke Desa, Kick Off Magang Kampus Berdampak RTIK Jawa Barat 2026 berlangsung pada Senin, 02 Februari 2026, di Auditorium Lantai 4 Gedung Opon Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA).
Kegiatan ini menandai langkah awal mahasiswa-mahasiswi Karawang untuk terjun langsung ke masyarakat melalui program magang yang berdampak nyata.

Program Magang Kampus Berdampak RTIK Jawa Barat 2026 membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam digitalisasi desa, pengembangan website desa, pendampingan UMKM agar naik kelas, serta edukasi literasi digital bagi masyarakat.

Bahwa melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.
Sejumlah manfaat strategis diperoleh peserta magang, di antaranya konversi hingga 20 SKS atau setara enam bulan masa perkuliahan, pengalaman nyata dalam pengembangan website desa, keterlibatan langsung dalam pendampingan UMKM, serta penguatan literasi digital di tingkat akar rumput.
Kegiatan kick off perdana ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor. Hadir Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNSIKA Dr. Oman Komarudin, S.Si., M.Kom., perwakilan RTIK Jawa Barat yang diwakili RTIK Karawang Nurlana Sanjaya, S.Kom., perwakilan Bapperida Kabupaten Karawang Tari, perwakilan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karawang H. Wahidin, S.E., M.Si., perwakilan DPMD lus Ruswanti, serta Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Karawang melalui Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Kabid-Ekraf) Fazriyan Wardani Adhitya, S.T., M.S.E.
Rektor Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., turut hadir dan memberikan arahan sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan program magang ini sebagai bentuk penguatan peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Dalam rangkaian acara, disampaikan “Bahwa program magang ini dirancang untuk membentuk mahasiswa yang adaptif, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa solusi digital bagi desa serta pelaku UMKM di Kabupaten Karawang,” ujarnya.
Melalui pendampingan UMKM, peserta magang akan membantu pelaku usaha lokal dalam meningkatkan kualitas pemasaran digital, pengelolaan konten, hingga pemanfaatan platform digital secara berkelanjutan.
Sementara itu, pada sektor desa, mahasiswa akan berperan dalam pengembangan dan optimalisasi website desa sebagai pusat informasi dan layanan publik.
Program Magang Kampus Berdampak RTIK Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada Februari hingga Juni 2026.
Selama periode tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pembinaan, pengalaman lapangan, serta jejaring kolaborasi yang menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.
Kick off perdana di Karawang ini diharapkan menjadi titik awal sinergi yang berkelanjutan antara kampus, komunitas, dan pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital desa serta meningkatkan daya saing UMKM lokal. (red).


