Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., secara resmi melantik sebanyak 199 kepala sekolah, yang terdiri dari 190 kepala SD dan 9 kepala SMP. Pelantikan ini merupakan langkah lanjutan dari agenda serupa yang sebelumnya digelar pada awal April 2026 guna memperkuat struktur kepemimpinan di satuan pendidikan.
Karawang, otentiknews.click – Isu penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan integritas menjadi sorotan utama dalam agenda pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan ratusan kepala sekolah jenjang SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, berlangsung di Plaza Pemda Karawang Jumat (24/04/2026) pagi.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., secara resmi melantik sebanyak 199 kepala sekolah, yang terdiri dari 190 kepala SD dan 9 kepala SMP. Pelantikan ini merupakan langkah lanjutan dari agenda serupa yang sebelumnya digelar pada awal April 2026 guna memperkuat struktur kepemimpinan di satuan pendidikan.
Dalam arahannya, Bupati Aep Syaepuloh menegaskan agar para kepala sekolah yang baru dilantik menjaga kepercayaan masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Ia memberikan peringatan keras terkait pengelolaan anggaran pendidikan.
“Bapak ibu jangan macam-macam, bekerjalah dengan baik. Jangan sampai ada penyimpangan dana BOS. Jangan zalim, gunakan dana tersebut semata-mata untuk kepentingan sekolah dan kemajuan pendidikan,” tegas Bupati Aep.
Selain itu, Bupati secara khusus meminta agar praktik pungutan liar (pungli) benar-benar dihapuskan dari lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan bersih demi kepentingan peserta didik.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, mengatakan bahwa rotasi dan promosi ini merupakan bagian dari penataan sistem kepemimpinan pendidikan yang objektif.
“Penempatan ini dilakukan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Kami ingin memastikan setiap sekolah dipimpin oleh figur yang tepat dan memiliki integritas tinggi untuk mendorong kualitas pendidikan secara merata di Karawang,” ujar Wawan Setiawan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan yang bersih, transparan, dan akuntabel di seluruh wilayah Kabupaten Karawang. (red).


