29.2 C
New York
Sabtu, Agustus 15, 2026
spot_img

Ketika Kemerdekaan Diuji oleh Hukum: Dominus Law Firm Menegaskan Janji Menjaga Keadilan untuk Indonesia yang Bermartabat

spot_img

Bagi Dominus Law Firm, kemerdekaan bukan sekadar catatan sejarah tentang berakhirnya penjajahan. Kemerdekaan adalah perjalanan panjang untuk memastikan setiap warga negara memiliki hak yang sama di hadapan hukum, memperoleh perlindungan, dan mendapatkan kepastian atas keadilan.

Karawang, otentiknews.click — Kemerdekaan mungkin dirayakan dengan kibaran bendera, lagu kebangsaan, dan upacara yang khidmat. Namun, 81 tahun setelah Proklamasi, ada pertanyaan yang jauh lebih sunyi sekaligus mendasar:

Apa arti merdeka ketika keadilan belum selalu terasa setara? Pertanyaan itulah yang kembali mengemuka menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

Bagi Dominus Law Firm, kemerdekaan bukan sekadar catatan sejarah tentang berakhirnya penjajahan.

Kemerdekaan adalah perjalanan panjang untuk memastikan setiap warga negara memiliki hak yang sama di hadapan hukum, memperoleh perlindungan, dan mendapatkan kepastian atas keadilan.

Dalam semangat tema nasional HUT ke-81 RI, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” Dominus Law Firm menyampaikan pesan kebangsaan:

“Merdeka dalam Bangsa, Berdaulat dalam Hukum, Adil dalam Setiap Langkah.”

Foto: Dominus Law Firm (dok.istimewa)

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kedaulatan sebuah negara tidak hanya dibangun melalui kekuatan ekonomi, politik, maupun pertahanan.

Kedaulatan juga diuji melalui satu fondasi yang tidak boleh rapuh: supremasi hukum.

CEO Dominus Law Firm, yang akrab disapa Bang April, memandang kemerdekaan sebagai amanat yang belum selesai.

Proklamasi memang telah dibacakan 81 tahun lalu, tetapi pekerjaan menjaga makna kemerdekaan berlangsung setiap hari.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, Kemerdekaan juga berarti setiap manusia memiliki keberanian untuk berdiri di hadapan hukum dan memperoleh perlakuan yang adil, Negara yang merdeka harus memastikan bahwa hukum tidak hanya tajam sebagai aturan, tetapi juga hadir sebagai perlindungan,” ujar Bang April dalam keterangan resminya kepada otentiknews.click, Sabtu (16/8/2026).

Berita Lainnya  Memasuki Minggu ke-5, Suci Nurwinda Pimpin Laskar Biru Demokrat Bersihkan TPU Leuweung Djati Ciampel

Menurutnya, hukum tidak boleh kehilangan manusia yang hendak dilindunginya.

“Ketika seseorang mencari keadilan, yang dia cari bukan sekadar pasal. Dia mencari kepastian bahwa haknya didengar, bahwa prosesnya berjalan secara benar, dan bahwa kebenaran memiliki ruang untuk diperjuangkan. Di situlah profesi hukum mendapatkan maknanya,” kata Bang April.

Bagi Dominus Law Firm, keberpihakan terhadap keadilan bukan berarti mengabaikan hukum.

Sebaliknya, perjuangan hukum harus dilakukan melalui proses yang profesional, terukur, dan bertanggung jawab.

Dengan prinsip Strategic, Fearless, Trusted, Dominus Law Firm menempatkan strategi sebagai fondasi, keberanian sebagai sikap, dan kepercayaan sebagai tanggung jawab.

Sementara itu, Managing Partner Dominus Law Firm, Eman Taufik, SH., menilai kemerdekaan dan supremasi hukum merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Sebab, menurutnya, negara yang berdaulat harus memiliki hukum yang berdiri di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kemerdekaan harus bermakna ketika hukum menjadi panglima. Supremasi hukum berarti tidak boleh ada siapa pun yang berada di atas hukum, dan tidak boleh ada warga negara yang kehilangan haknya hanya karena keterbatasan posisi, kekuasaan, atau akses,” ujar Eman.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum membutuhkan keberanian sekaligus integritas. “Hukum tidak cukup hanya ditulis dalam peraturan. Hukum harus ditegakkan.

Di situlah tantangannya. Karena itu, Dominus Law Firm siap berdiri bersama setiap upaya yang menempatkan hukum pada tempatnya: sebagai instrumen keadilan, kepastian, dan perlindungan hak,” kata Eman.

Foto: Dominus Law Firm

Dominus Law Firm selama ini menangani berbagai kebutuhan hukum, mulai dari sengketa perbankan dan pembiayaan, litigasi, penyelesaian sengketa, hingga konsultasi dan pendampingan korporasi.

Berita Lainnya  Memasuki Minggu ke-4, Nurhadi SH Pimpin Laskar Biru Demokrat Bersihkan Saluran Irigasi di Pedes Karawang

Namun bagi firma tersebut, bidang-bidang itu bukan sekadar daftar layanan profesional.

Di balik setiap perkara, terdapat manusia.

Ada keluarga yang mempertaruhkan masa depan, pelaku usaha yang mempertahankan keberlangsungan bisnis, pekerja yang memperjuangkan hak, dan masyarakat yang berharap hukum memberikan jalan keluar.

Makna kemerdekaan juga dipandang dari sisi persatuan.

Director of Operations & Client Relations Dominus Law Firm, Jajang Sutrisno, CPLD., CPLC., CPI., C.Neg., CPL., C.PS., menilai persatuan Indonesia tidak boleh dipahami hanya sebagai slogan.

Persatuan harus dirawat melalui rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap hukum.

“Persatuan bukan berarti kita harus selalu memiliki pendapat yang sama. Persatuan berarti kita mampu berbeda tanpa saling menghancurkan. Dan salah satu cara menjaganya adalah memastikan hukum hadir secara adil, sehingga masyarakat percaya bahwa konflik dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan melalui kekerasan atau perpecahan,” ujar Jajang.

Menurutnya, hukum memiliki posisi penting dalam menjaga Indonesia tetap menjadi satu.

“Ketika masyarakat percaya kepada hukum, perbedaan tidak harus berujung pada permusuhan. Ketika keadilan dapat diperjuangkan melalui jalur yang benar, persatuan akan memiliki fondasi yang lebih kuat,” katanya.

Karena itu, Dominus Law Firm menyatakan kesiapan untuk mengambil bagian dalam menjaga ruang hukum tetap menjadi tempat penyelesaian persoalan secara bermartabat.

“Kami siap membela keadilan dengan tetap menjunjung profesionalisme dan hukum yang berlaku. Bagi kami, memperjuangkan keadilan bukan hanya membela satu kepentingan, tetapi juga ikut menjaga agar masyarakat tidak kehilangan kepercayaan terhadap hukum dan terhadap sesamanya,” tutur Jajang.

81 tahun Indonesia berdiri sebagai negara merdeka. Tetapi perjalanan sebuah bangsa tidak berhenti pada satu tanggal di kalender.

Berita Lainnya  Negara Hadir Lawan Narkoba, Ketua GRANAT Karawang Saksikan Pemusnahan 3,3 Ton Sabu di HANI 2026

Kemerdekaan harus terus diperiksa maknanya.

Apakah hukum telah memberikan rasa aman Apakah setiap orang memperoleh kesempatan yang setara untuk mencari keadilan?

Apakah perbedaan diselesaikan melalui hukum, bukan dengan kekuasaan?

Dan yang paling penting: apakah masyarakat masih percaya bahwa keadilan layak diperjuangkan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bagian dari refleksi Dominus Law Firm dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Bagi firma hukum tersebut, membangun Indonesia yang maju tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Indonesia yang maju juga membutuhkan institusi hukum yang kuat, profesionalisme penegak hukum, serta masyarakat yang memahami bahwa keadilan bukan kemewahan, melainkan hak.

Karena itu, Dominus Law Firm menegaskan kembali komitmennya untuk terus memberikan pendampingan dan layanan hukum secara profesional di berbagai bidang, termasuk sengketa perbankan, perusahaan pembiayaan, litigasi, penyelesaian sengketa, serta hukum korporasi.

Bukan untuk menjadi suara yang paling keras, melainkan menjadi bagian dari proses agar suara yang mencari keadilan tidak kehilangan tempat.

Sebab pada akhirnya, kemerdekaan tidak hanya tentang siapa yang berkuasa. Kemerdekaan adalah ketika hukum mampu berdiri tegak di hadapan kekuasaan.

Dan ketika keadilan tidak bertanya siapa yang datang meminta perlindungan, melainkan apa haknya dan bagaimana hukum harus menegakkannya.

Dominus Law Firm – Strategic. Fearless. Trusted., “Merdeka dalam Bangsa, Berdaulat dalam Hukum, Adil dalam Setiap Langkah.”

Segenap jajaran CEO, Managing Partner, Director of Operations & Client Relations, advokat, serta seluruh keluarga besar Dominus Law Firm mengucapkan:

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81, 17 AGUSTUS 1945 — 17 AGUSTUS 2026 Keadilan untuk Semua. (red)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER