Dalam pernyataannya, Elyasa Budiyanto menegaskan bahwa pihaknya mendesak agar tempat hiburan malam tersebut ditutup secara permanen apabila terbukti melanggar norma sosial, moral, serta ketentuan hukum yang berlaku di Kabupaten Karawang.
Karawang, otentiknews.click – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Kabupaten Karawang, H. Elyasa Budiyanto, SH., MH., mengecam keras adanya dugaan aktivitas pesta sesama jenis atau gay yang disebut terjadi di tempat hiburan malam Helen’s Diskotik Karawang Theater Nights (TNM).

Dalam pernyataannya, Elyasa Budiyanto menegaskan bahwa pihaknya mendesak agar tempat hiburan malam tersebut ditutup secara permanen apabila terbukti melanggar norma sosial, moral, serta ketentuan hukum yang berlaku di Kabupaten Karawang.
“Kami mengutuk keras apabila benar terdapat aktivitas menyimpang yang meresahkan masyarakat. Kami meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bertindak tegas demi menjaga moralitas dan ketertiban sosial di Karawang,” tegas Elyasa, Senin (08/06/2026).
Ia menyebut, masyarakat Karawang tidak boleh tinggal diam terhadap berbagai aktivitas yang dinilai dapat merusak nilai-nilai agama dan budaya di tengah kehidupan masyarakat.
Menurut Elyasa, dugaan aktivitas tersebut harus segera diusut secara menyeluruh oleh pihak berwenang guna memastikan fakta yang sebenarnya.
Ia juga meminta pengawasan terhadap tempat hiburan malam diperketat agar tidak menjadi ruang bagi aktivitas yang menimbulkan keresahan publik.
“Kami meminta dilakukan investigasi menyeluruh. Bila ditemukan pelanggaran aturan maupun aktivitas yang meresahkan masyarakat, maka tempat tersebut harus ditutup permanen,” ujarnya.
Selain itu, KAMI Karawang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat nilai moral, budaya, dan norma sosial di lingkungan masing-masing.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Helen’s Diskotik Karawang Theater Nights (TNM) terkait tudingan dan pernyataan yang disampaikan oleh Presidium KAMI Karawang tersebut. (red).


