0.1 C
New York
Rabu, Desember 17, 2025
spot_img

Salah Satu Kades di Karawang Lalai Terhadap Tanggung Jawab Setelah Menabrak Salah Seorang Pengendara

spot_img

Keluarga korban (NN) menyampaikan, kenapa anda bilang mau bertanggungjawab full, tapi kenyataan nya cuman memberikan nominal uang Rp 3,5 juta, itu pun hanya di cicil ngasihnya.

Karawang, otentiknews.click – Salah satu Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Karawang lalai terhadap tanggungjawabnya. Insiden kecelakaan di jalan Syech Quro Lemah Abang Wadas, kendaraan yang dikendarai oknum kades tersebut menabrak seorang warga hingga menyebabkan kaki korban harus diamputasi, Selasa (8/4/2025).

Foto :Dok.istimewa

Keluarga korban (NN) meminta tanggungjawab total karena kaki korban mengalami cacat hingga harus di amputasi.

Berita Lainnya  Diduga Overlap Data Pertanahan, Ratusan Warga Poponcol Datangi Kantor BPN Karawang

“Kenapa oknum kades ini malah seakan lalai, seakan tidak bertanggung jawab,” ujarnya dengan nada sedih.

Masih dikatakan keluarga korban (NN) menyampaikan, kenapa anda bilang mau bertanggungjawab full, tapi kenyataan nya cuman memberikan nominal uang Rp 3,5 juta, itu pun hanya di cicil ngasihnya.

“Sedangkan biaya pengobatannya lebih dari Rp 50 juta, kami meminta oknum kades tersebut mau membiayainya totalitas hingga sehat kembali,” ungkapannya.

Kecelakaan yang terjadi di jalan Syech Quro, Lemahabang Wadas tersebut menyisakan tragedi yang miris bagi keluarga.

Berita Lainnya  Wabup Maslani: Sosialisasi Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan, Wujud Sinergi Pemkab dengan Pengembang

Dikatakan (NN) korban tersebut sempat di rawat di RSUD Karawang, namun kondisi korban hingga saat ini tidak ada perkembangan yang signifikan.

“Korban hingga saat ini kurang bagus kondisinya, takutnya di amputasi ini,” jelasnya.

Rencananya besok akan kembali dibawa ke RSUD untuk dicek lebih jauh lagi perkembangan kondisi medisnya.

“InsaAllah besok mau di bawa ke RSUD karawang lagi, namun kami pihak keluarga khawatir akan terjadi hal yang tidak di inginkan, melihat kondisi korban histeris terus karena ketakutan di amputasi,” pungkasnya. (red).

Berita Lainnya  Askun : Bukan Kadeudeuh, Tapi Hak Pensiunan ASN yang Harus Diberikan

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER