Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan, Asklin Karawang juga berharap semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, dan rasa kemanusiaan.
Karawang, otentiknews.click – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimaknai oleh Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Cabang Kabupaten Karawang sebagai awal perjalanan menuju perubahan yang lebih baik, khususnya dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ketua Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Kabupaten Karawang, Dr. dr. H. Sri Raharjo, SH., MH., MMRS., CPHM., Adv., mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi dan pembenahan diri.
Menurutnya, pergantian tahun dalam kalender Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian angka semata, melainkan sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi diri serta meningkatkan kualitas ibadah dan keimanan.
“Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah hendaknya menjadi awal yang baik bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, memperkuat ketakwaan, serta menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Sri Raharjo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, melalui keterangan resminya Selasa (16/06/2026) malam.

Menurut Gus Jo (sapaan akrab Dr. dr. H. Sri Raharjo-red), Nilai-nilai hijrah yang diajarkan dalam sejarah Islam mengandung pesan penting tentang perubahan ke arah yang lebih positif, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan, Asklin Karawang juga berharap semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, dan rasa kemanusiaan.
“Semoga di tahun baru Hijriah ini, kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, keselamatan, serta kekuatan untuk terus berbuat kebaikan dan memberikan manfaat bagi sesama,” pungkas Dr. dr. H. Sri Raharjo.
Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah diharapkan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta membangun optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. (red)


