Sinergi lintas sektor ini bertujuan untuk mengintegrasikan secara penuh peran koperasi desa dengan satuan pelayanan gizi nasional, guna memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan mutu bahan pangan berkualitas tinggi langsung ke tingkat akar rumput tanpa hambatan birokrasi.
Karawang, otentiknews.click – Langkah konkret dan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan serta pemenuhan gizi masyarakat resmi diinisiasi di wilayah Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pancawati bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara resmi menandatangani Surat Kesepakatan Bersama yang berlangsung khidmat di Kantor Kepala Desa Pancawati pada Kamis (21/05/2026).

Sinergi lintas sektor ini bertujuan untuk mengintegrasikan secara penuh peran koperasi desa dengan satuan pelayanan gizi nasional, guna memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan mutu bahan pangan berkualitas tinggi langsung ke tingkat akar rumput tanpa hambatan birokrasi.
Empat Poin Krusial Kesepakatan Bersama
Dokumen formal yang ditandatangani oleh para pemangku kepentingan tersebut memuat empat komitmen utama yang menjadi landasan operasional program di lapangan:
1. Dukungan Operasional Penuh: SPPG bersama jajaran Mitra berkomitmen secara total untuk bekerja sama dalam memenuhi kebutuhan operasional serta pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) yang diperlukan oleh tim KDMP Pancawati.
2. Kedaulatan Bahan Baku Lokal: Menyepakati kerja sama pasokan bahan baku pangan utama yang kaya akan protein, yakni tahu dan tempe produksi lokal, sebagai komoditas unggulan penunjang gizi masyarakat.
3. Pengadaan Logistik Bertahap: Pengadaan untuk kebutuhan bahan baku penunjang lainnya akan dilaksanakan dan dievaluasi secara bertahap pasca agenda Launching KDMP Serentak yang dijadwalkan pada bulan Agustus 2026 mendatang.
4. Mekanisme Mitigasi dan Antisipasi: Apabila dalam pelaksanaannya terdapat pergeseran waktu terkait jadwal peluncuran (launching), para pihak sepakat untuk segera menggelar rapat koordinasi ulang guna merumuskan langkah taktis berikutnya.
Komitmen Tegas Pemimpin Wilayah
Kepala Desa Pancawati, Enjuh Juhana, dalam sambutannya memberikan pernyataan tegas mengenai pentingnya kehadiran negara dan pemerintah desa dalam menjaga kedaulatan pangan warga.
“Ini bukan sekadar seremonial di atas kertas atau penandatanganan tanpa makna. Ini adalah urusan perut dan masa depan rakyat kita! Sangat ironis jika warga kita masih ada yang kekurangan gizi, padahal kita hidup di Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai lumbung padi nasional. Oleh karena itu, Pemerintah Desa Pancawati pasang badan dan memberikan dukungan penuh terhadap sinergi KDMP dan SPPG ini. Kami ingin memastikan gizi terbaik dan pangan berkualitas benar-benar sampai ke meja makan warga,” ujar Enjuh Juhana.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KDMP Pancawati, Anton Subagja, menyampaikan optimisme dan kesiapan jajaran koperasi desa dalam mengawal dan mengeksekusi seluruh poin perjanjian secara profesional.
“Koperasi Desa Merah Putih siap menjadi motor penggerak utama di lapangan. Kami tidak ingin setengah-setengah dalam menjalankan amanah ini. Produk tahu dan tempe lokal yang kami kelola memiliki standar kualitas prima. Melalui jaringan distribusi taktis bersama SPPG, kami optimis ini akan menjadi senjata utama yang sangat efektif dalam menekan angka stunting sekaligus membangun kemandirian pangan yang rill dari desa untuk bangsa,” tegas Anton Subagja.
Penguatan Komitmen Lintas Sektor
Keabsahan dan kekuatan hukum dari dokumen kerja sama ini diperkuat dengan ditandatanganinya kesepakatan oleh para tokoh penting dan pemangku kebijakan di wilayah Kecamatan Klari, antara lain:
1. KASI PMD Kecamatan Klari (Mewakili Pemerintah Kecamatan)
2. Kepala Desa Pancawati (Enjuh Juhana)
3. Ketua KDMP Pancawati (Anton Subagja)
4. Ketua BPD Desa Pancawati (Nana)
5. BABINSA Desa Pancawati (Unsur TNI/Keamanan)
6. Koordinator SPPG Kecamatan Klari beserta seluruh jajaran Kepala Mitra SPPG Pancawati 1 sampai dengan 5.
Kerja sama yang terstruktur antara Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pancawati ini diproyeksikan akan menjadi pilot project (proyek percontohan) nasional yang solid dalam membangun ketahanan pangan mandiri berbasis komoditas lokal yang berkelanjutan. (red)


