19.6 C
New York
Kamis, Juli 23, 2026
spot_img

Konsolidasi dan Bedah Dapil, Partai Nasdem Karawang Genjot Konsolidasi Target Pertahankan 7 Kursi di Tahun 2029

spot_img

Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang, Mulyadi, menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan memacu kinerja seluruh pengurus.

Karawang, otentiknews.click – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Karawang resmi menggelar agenda Konsolidasi dan Bedah Daerah Pemilihan (Dapil) bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Jawa Barat. Kegiatan strategis ini berlangsung di Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang pada Kamis, 23 Juli 2026.

Agenda ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh DPD Partai NasDem se-Jawa Barat. Dihadiri pengurus DPW Nasdem Jabar, DPD Nasdem Karawang Ketua, sekertaris, bendahara, dan jajaran pengurus.

Foto: Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang, Mulyadi (dok.istimewa)

Acara ini menghadirkan pemateri langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Ketua DPW Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Barat, H. Idris Sandia.

Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang, Mulyadi, menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan memacu kinerja seluruh pengurus.

Berita Lainnya  Polres Karawang Ringkus 32 Tersangka Narkoba Periode Juni-Juli 2026, Sita Puluhan Ribu Obat Keras

Hal ini penting demi menjaga capaian positif partai pada pemilu sebelumnya. Mulyadi saat ini juga mengemban amanah sebagai Ketua Fraksi NasDem sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang.

“Alhamdulillah di Dapil Jabar 7 dan Jabar 10, Partai NasDem mengalami peningkatan kursi. Di Bekasi dari satu kursi hari ini menjadi tiga kursi. Di Kabupaten Karawang dari dua kursi periode 2019-2024 melesat menjadi tujuh kursi di 2024-2029, begitu juga di Purwakarta dari dua kursi menjadi tujuh kursi,” ujar Mulyadi kepada awak media, Kamis (23/7/2026).

Ia menegaskan instruksi dari DPP dan DPW sudah sangat jelas. Pengurus daerah wajib mempertahankan capaian tersebut secara minimal dan mendongkrak perolehan kursi secara maksimal pada Pemilu 2029. Guna mencapai target tersebut, kerja pengorganisasian partai harus terus berjalan secara konsisten.

Berita Lainnya  Anggota DPRD Karawang Didin Sirojudin Gaungkan Semangat ‘Amanat Ekonomi Konstitusi’ di Harlah PKB ke-28

Perjalanan politik NasDem di Karawang dinilai memberikan pelajaran yang sangat berharga.

Sebelum tahun 2019, NasDem Karawang memiliki tiga kursi, kemudian sempat turun menjadi dua kursi pada periode 2019-2024, sebelum akhirnya melonjak tajam menjadi tujuh kursi untuk periode 2024-2029.

Roadmap Strategis Target 2026-2028

Mulyadi memaparkan cetak biru (roadmap) krusial menuju Pemilu 2029. Pada tahun 2026 ini, DPD menetapkan target utama untuk menuntaskan pembentukan pengurus Ranting atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di seluruh desa.

“Setelah pelantikan pengurus DPD dan DPC selesai, kita langsung bergerak membentuk ranting. Setiap desa wajib memiliki minimal 13 pengurus. Targetnya akhir tahun ini seluruh nama pengurus ranting sudah disetorkan, sehingga pelantikan DPRT se-Kabupaten Karawang bisa digelar menjelang HUT Partai NasDem,” ujarnya.

Memasuki tahun 2027, tahapan kerja akan bergeser ke penjaringan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg). Selanjutnya pada tahun 2028, partai akan fokus pada pengawalan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) hingga Daftar Calon Tetap (DCT).

Berita Lainnya  Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin Ajak Perkuat Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Masih dikatakan Mulyadi, ia mengingatkan aturan ketat pada tahap DCT, di mana calon yang masih berstatus Kepala Desa atau Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib hukumnya untuk mengundurkan diri.

Ketika dimintai tanggapan mengenai isu Pilkada—khususnya peluang kader NasDem yang saat ini berada di posisi K2 (Wakil Bupati) untuk maju ke kursi K1 (Bupati)—Mulyadi menegaskan bahwa pembahasan tersebut masih terlalu dini. Fokus utama NasDem Karawang saat ini adalah penguatan struktur internal partai..

“Mekanisme penjaringan kepala daerah akan dilakukan pasca-Pileg dengan mengacu pada peta perolehan kursi, mencontoh pola yang diterapkan pada Pilkada 2024 lalu,” pungkasnya. (red)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER