Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dhani Sudirman, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah bukti dan petunjuk terkait dugaan praktik korupsi, pemerasan, hingga suap yang dilakukan oleh oknum HRD perusahaan, khususnya di PT Nipro Indonesia Jaya.Â
Karawang, otentiknews.click – Aksi damai Karang Taruna Kabupaten Karawang ke PT Nipro Indonesia Jaya buntut adanya dugaan praktik yang tidak sehat serta keterlibatan oknum internal bernisial Mr. “Y” yang dinilai memicu kegaduhan dan merugikan kepastian iklim investasi.
Gelombang protes ini mencuat setelah timbul ketidaktransparanan dugaan praktik korupsi, pemerasan, hingga suap yang dilakukan oleh oknum HRD perusahaan, khususnya di PT Nipro Indonesia Jaya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dhani Sudirman, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah bukti dan petunjuk terkait dugaan praktik korupsi, pemerasan, hingga suap yang dilakukan oleh oknum HRD perusahaan, khususnya di PT Nipro Indonesia Jaya.
“Praktik tersebut kerap terjadi ketika oknum HRD melakukan atau memilih vendor penyedia jasa—mulai dari katering, transportasi, pengelolaan limbah, dan bidang lainnya—dengan nuansa suap dan korupsi,” jelas Dhani Sudirman dalam keterangan resminya, Senin (19/10/2026).
Menurutnya, hal ini tentu sangat berbahaya dan harus dibersihkan, terutama karena berkaitan langsung dengan proses rekrutmen tenaga kerja lokal asal Karawang.
Karang Taruna Kabupaten Karawang memandang persoalan ini sebagai hal yang krusial dan berkomitmen untuk segera membuat laporan resmi terkait dugaan korupsi oleh oknum-oknum HRD tersebut.
Melalui proses hukum yang berjalan nantinya, pihak Karang Taruna berencana untuk membongkar siapa saja oknum dan lembaga atau unsur mana saja yang terlibat.
Sebagai bentuk aksi damai, Karang Taruna akan terus menyuarakan dan menuntut agar oknum-oknum HRD korup segera dibersihkan.
“Langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim bisnis di Indonesia yang bersih dan profesional, sehingga tidak lagi merugikan perusahaan-perusahaan kecil, pelaku UMKM, maupun para pencari kerja lokal yang ingin direkrut oleh perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut,” pungkas Dhani Sudirman
Hingga berita ini ditayangkan, Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya dari pihak-pihak tersebut. (red)


