-1.2 C
New York
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Forkopimda Karawang Hadiri Rakornas, Sinergi Pusat & Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

spot_img

Kegiatan Rakornas diikuti oleh Menteri dan Pimpinan Lembaga, Gubernur dan Bupati/Walikota, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yaitu Ketua DPRD, Kepolisian, Kejaksaan hingga TNI.

Bogor, otentiknews.click – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat. Pada Senin, 2 Februari 2026.

Foto: Rakornas 2026 bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (dok.istimewa)

Kegiatan Rakornas diikuti oleh Menteri dan Pimpinan Lembaga, Gubernur dan Bupati/Walikota, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yaitu Ketua DPRD, Kepolisian, Kejaksaan hingga TNI.

Rakornas pada tahun ini mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.

Berita Lainnya  Pemerintah Jangan Saling Lempar Tanggungjawab, KAMI Soroti Kondisi Jalan Nasional Rusak dan Berlubang Timbulkan Korban Jiwa! 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam laporannya, mengatakan bahwa penyelenggaraan rakornas ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden kepada Mendagri.

Tahun 2026 menjadi tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dengan tahun pertama pelaksanaan telah banyak keberhasilan yang dicapai.

Indonesia Emas 2045, 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas, 8 Program Hasil Terbaik Cepat.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, Indonesian Is an Imposible National, Ras besar, ratusan bahasa bisa mengejar cita-cita kerangka kesatuan.

Berita Lainnya  H. Budiwanto: Pers Sehat Pilar Ekonomi Berdaulat dan Bangsa Kuat, Menjadi Momentum HPN 2026

Tingkat pusat hingga daerah, harus paham benar peran dan tugas kita sebagai pemerintahan pimpinan rakyat.

Presiden menghimbau kepada seluruh Kepala Daerah agar memberikan atensi lebih terhadap permasalahan sampah, sebab sampah bisa menjadi sarang penyakit bagi masyarakat.

Dalam upaya menyelesaikan permasalahan sampah, maka akan dilakukan Pembangunan Waste to Energy di 34 Kota, pembangunan akan dimulai pada bulan Maret 2026 di 4 lokasi yakni ; Bekasi Raya, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Yogya Raya. (***).

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER