22.8 C
New York
Kamis, September 10, 2026
spot_img

Optimalkan Pangan Lokal non-Beras, Pemkab Karawang Gelar Lomba Cipta Menu B2SA

spot_img

Acara ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karawang yang bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karawang.

Karawang, otentiknews.click – Guna menekan ketergantungan konsumsi masyarakat terhadap beras sekaligus meningkatkan kualitas gizi keluarga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Bersumber Daya Lokal.

Kegiatan ini berlangsung dengan meriah di Gedung Pemda 2 Karawang pada Rabu (09/09/2026).

Acara ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karawang yang bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karawang.

Berita Lainnya  Serap Aspirasi Warga Dapil 6, Wakil Ketua DPRD Karawang H. Tatang Taufik Gelar Reses III di Belendung dan Kalanganyar
Foto: Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Bersumber Daya Lokal (dok.istimewa)

Meskipun Kabupaten Karawang menyandang predikat sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Barat—dengan capaian Skor Pola Pangan Harapan (PPH) tahun 2025 yang menyentuh angka 94,38 poin—pola konsumsi harian masyarakat dinilai masih kurang beragam karena masih sangat bergantung pada komoditas beras.

Oleh sebab itu, edukasi mengenai pentingnya penerapan pola makan berbasis B2SA perlu terus digencarkan secara masif.

Tujuan utama dari Lomba Cipta Menu B2SA ini adalah memberikan edukasi praktis mengenai pemenuhan gizi seimbang melalui kreasi sajian makanan sehari-hari.

Berita Lainnya  Peringati HUT Karawang ke-393, Pemkab Gelar Gerakan Pangan Murah di Lapang Karangpawitan
Foto: Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Bersumber Daya Lokal (dok.istimewa)

Pemkab Karawang secara khusus merangkul ibu rumah tangga, kader PKK, kader Posyandu, serta kelompok masyarakat (pokmas) untuk menjadi penggerak utama dalam mengampanyekan pola konsumsi sehat ini.

Melalui kompetisi ini, kreativitas lokal ditantang untuk mengolah bahan pangan lokal di sekitar lingkungan menjadi hidangan yang modern, menarik, bernilai gizi tinggi, tanpa harus menghilangkan kearifan lokal khas Karawang. (red)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER