“Masyarakat di desa kami merasa terbantu dengan adanya Mahasiswa KKN UBP Karawang, kegiatan ini sangat positif, seperti mengajar, Kesehatan (Posyandu), dan lain sebagainya,” katanya.
Karawang, otentiknews.click – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan ( UBP) Karawang berlangsung selama tiga pekan, Kegiatan tersebut mendapat sambutan dan apresiasi Kepala Desa Kertaraharja, Yahya, Minggu (11/8/2024).
Pihaknya menyampaikan rasa syukur, terhadap pelaksanaan KKN mahasiswa UBP Karawang di Desa kertaraharja hingga berjalan lancar dan baik.

“Masyarakat di desa kami merasa terbantu dengan adanya Mahasiswa KKN UBP Karawang, kegiatan ini sangat positif, seperti mengajar, Kesehatan (Posyandu), dan lain sebagainya,” katanya.
Wakil ketua tim, Rizky Aditya Prayoga menyampaikan, selama pelaksanaan KKN tersebut, ada beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan, diantaranya kegiatan sosialisasi dan workshop di SMAN 1 Pedes, memasang saringan sampah sekaligus memberikan penerangan di sekitar dusun di desa Kertaraharja.
“Seperti melakukan sosialisasi pembukuan sederhana secara door to door, digitalisasi pembayaran Qris, branding produk, Pembuatan NIB (Nomor induk berusaha), dan membuatkan sertifikat halal pada UMKM di sekitar Desa Kertaraharja yang bekerjasama dengan Halal center UBP Karawang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI),” katanya melalui keterangan tertulis kepada otentiknews.click.
Tempat yang sama, Bayu Imanudin Putra Ketua Kelompok KKN Kertaraharja berharap, semoga apa yang telah dilakukan dan dilaksanakan oleh teman-teman yang sudah melaksanakan KKN di Desa kertaraharja dapat memberikan impact atau dampak yang baik bagi warga Masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, selama KKN, Mahasiswa mengaku banyak mendapatkan pengalaman berharga serta ilmu yang tidak didapatkan dibangku kuliah,” katanya.
Masih dikatakannya, Mahasiswa KKN fokus membantu warga sekitar untuk memperingati 17 Agustus hari kemerdekaan republik Indonesia.
“Hingga hari ini kami masih mengadakan kegiatan untuk persiapan peringatan kemerdekaan Republik indonesia di wilayah desa Kertaraharja,” pungkasnya. (jat/red)


