Selain itu, peninjauan ini menjadi bagian penting dalam mendukung program percepatan tanam padi secara nasional demi mendongkrak produktivitas dan mencapai target swasembada pangan berkelanjutan tahun 2026.
Karawang, otentiknews.click – Guna memastikan kesiapan infrastruktur dan lahan jelang kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKPP) Kabupaten Karawang bersama tim gabungan lintas kementerian dan instansi melakukan survei serta monitoring langsung di Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, pada Minggu (30/8/2026).
Langkah proaktif ini diambil menyusul agenda kunjungan Menpan yang dijadwalkan tiba di Kutawaluya pada Rabu (2/9/2026) mendatang untuk meninjau langsung area lahan persawahan yang terdampak fenomena kekeringan.
Selain itu, peninjauan ini menjadi bagian penting dalam mendukung program percepatan tanam padi secara nasional demi mendongkrak produktivitas dan mencapai target swasembada pangan berkelanjutan tahun 2026.
Kegiatan monitoring lapangan yang berlangsung siang tadi dihadiri secara lengkap oleh Kepala DPKPP Karawang Drs. Rohman, Kepala Bidang Prasarana, serta Kepala Bidang Sarana beserta jajaran teknisnya.

Turut serta mendampingi di lokasi di antaranya Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat beserta jajaran, Plt. Dirjen Tanaman Pangan bersama jajaran, Plt. Direktur Serealia, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Sesditjen PSP, serta jajaran Direktorat Jenderal PSP.
Sinergi lintas sektor ini kian kuat dengan hadirnya perwakilan dari jajaran BRMP Bandung, BPSDM Kementan, BBWS Citarum, jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Camat Kutawaluya, Kepala UPTD Pengelola Pertanian Kecamatan Kutawaluya, para Penyuluh Pertanian Karawang, serta para kelompok tani (Poktan) se-Kecamatan Kutawaluya.
Melalui persiapan matang dan peninjauan bersama ini, seluruh pihak berharap momentum kunjungan Menteri Pertanian nanti dapat memperkuat komitmen kolektif, mempercepat masa tanam padi.
Serta menghadirkan solusi konkret dalam mendongkrak produktivitas sektor pertanian di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Karawang. (red)


