Menurutnya, walaupun ia saat ini masih berada di Negeri Ziran Malaysia, akan tetapi dengan semangat besar menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjadikan anak sebagai subjek utama dalam pembangunan masa depan bangsa.
Karawang, otentiknews.click – Ketua Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) DPC Kabupaten Karawang Jayadi, SE., Dalam momentum Peringati Hari Anak Nasional 2025 dengan mengusung Tema “My Day, My Rights” atau “Hariku, Hakku”,
Menurutnya, walaupun ia saat ini masih berada di Negeri Ziran Malaysia, akan tetapi dengan semangat besar menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjadikan anak sebagai subjek utama dalam pembangunan masa depan bangsa.

Dikatakan Jayadi, ia menegaskan bahwa momentum Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk benar-benar menghadirkan ruang yang aman, sehat, kreatif, dan penuh kasih bagi anak-anak.
“Hari ini adalah hari anak-hari untuk mendengar mereka, memahami mereka, dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi. Tema ‘My Day, My Rights’ mengingatkan kita bahwa anak bukan sekadar penerus bangsa, tetapi manusia yang hari ini sudah memiliki hak untuk dihormati dan dilindungi,” ungkap Jayadi melalui rilis resminya kepada otentiknews.click Kamis (20/11/2025).

Masih dikatakannya, ia juga menyoroti peran penting seniman, khususnya musisi dangdut, dalam membangun lingkungan sosial yang ramah anak. Menurutnya, dunia seni memiliki kekuatan besar untuk mempengaruhi budaya, pola pikir, dan karakter masyarakat.
“Melalui musik, kita bisa menghadirkan energi positif dan edukasi moral yang menyentuh. Seniman dangdut di Karawang harus ikut menjadi contoh, memberikan tontonan yang menyehatkan dan karya yang memotivasi, agar anak-anak tumbuh dengan nilai-nilai kebaikan,” lanjutnya.
Pihaknya juga mengajak seluruh keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah daerah untuk membangun kolaborasi yang berkesinambungan dalam pemenuhan hak anak-termasuk hak untuk mendapat perlindungan, pendidikan, kesehatan, kesempatan berekspresi, hingga hak untuk bergembira.
“Anak-anak kita adalah masa depan Karawang. Kita wajib memastikan mereka merasa aman, didengar, dan dihargai. Hari Anak Nasional ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Karawang yang semakin ramah anak,” tegasnya.
Sebagai penutup, ia pun menyampaikan, bahwa harapan peringatan hari anak tahun 2025 ini dapat menjadi dorongan bagi masyarakat Karawang untuk terus menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun emosional.
“Mari kita jaga anak-anak kita, karena hari ini, dan masa depan adalah milik mereka,” pungkasnya. (red).


