-2.2 C
New York
Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img

Melalui Refleksi Akhir Tahun TJSL 2025, Ghazali Center Dorong Kolaborasi dan Optimalisasi CSR di Karawang

spot_img

“Ghazali Center ingin mendorong kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan industri. Ke depan, kami akan berkomunikasi lebih intensif dengan Forum CSR agar TJSL dapat dioptimalkan dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Karawang,” ujarnya. 

Karawang, otentiknews.click – Ghazali Center (GC) menggelar Refleksi Akhir Tahun Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2025 yang mempertemukan forum strategis pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat sipil.

Hal ini bertujuan sebagai langkah memperkuat tata kelola Corporate Social Responsibility (CSR) yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Karawang.

Foto: Refleksi Akhir Tahun 2025 Ghazali Center (dok.istimewa)

Kepala Bappeda Kabupaten Karawang, Ridwan Salam, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Forum CSR Pemkab Karawang, nilai TJSL perusahaan yang telah terdaftar mencapai sekitar Rp69 miliar dari 85 perusahaan. Namun demikian, angka tersebut dinilai belum mencerminkan potensi sesungguhnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan 13 Pejabat Administrator & Fungsional di Lingkungan Pemkab Karawang

“Masih banyak perusahaan di Karawang yang belum terdaftar dalam Forum CSR. Karena itu, kegiatan ini penting sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kami mengapresiasi peran Ghazali Center yang memfasilitasi dialog lintas pemangku kepentingan ini,” ujar Ridwan Salam, Rabu (24/12/2025).

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, menegaskan bahwa TJSL bukanlah bentuk kedermawanan, melainkan kewajiban yang melekat pada perusahaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“CSR bukan sumbangan sukarela, melainkan amanah regulasi. Dunia usaha memiliki tanggung jawab atas dampak industrialisasi, baik terhadap lingkungan maupun kondisi sosial masyarakat,” tegas Kang HES sapaan akrabnya.

Berita Lainnya  Taklimat Presiden RI Prabowo Subianto, Di Pembukaan Rakornas Tahun 2026 Bersama Pemerintah Pusat & Daerah 
Foto: Refleksi Akhir Tahun 2025 Ghazali Center (dok.istimewa)

Menurut Kang HES, Peraturan Daerah tentang TJSL perlu dievaluasi secara berkala agar tetap relevan dan responsif terhadap tantangan pembangunan ke depan.

Ia juga mendorong agar Ghazali Center melanjutkan inisiatif ini secara berkelanjutan.

“Kami berharap GC tidak berhenti pada refleksi akhir tahun, tetapi dapat menyiapkan agenda strategis ke depan, termasuk penyusunan outlook TJSL 2026 yang berorientasi pada kepentingan masyarakat Karawang,” katanya.

Sementara itu tempat yang sama, Direktur Ghazali Center, Lili Ghazali, menyampaikan bahwa kegiatan refleksi ini bertujuan menyamakan perspektif dan membangun kesamaan visi antar pemangku kepentingan.

“Ghazali Center ingin mendorong kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan industri. Ke depan, kami akan berkomunikasi lebih intensif dengan Forum CSR agar TJSL dapat dioptimalkan dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Karawang,” ujarnya.

Berita Lainnya  IMM Karawang Paparkan Naskah Akademik di Hadapan Pimpinan PKS: 'Bukan Politik Praktis, Tapi Politik Nilai'

Dari unsur industri, perwakilan PT Astra Daihatsu Motor, Yajid Alfaijun, menyatakan kesiapan dunia usaha untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Kami siap berkolaborasi. Astra Daihatsu Motor selama ini telah menjalankan berbagai program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan, baik di Karawang maupun di wilayah operasional lainnya,” ujarnya.

Melalui forum refleksi ini, Ghazali Center berharap tata kelola TJSL di Kabupaten Karawang semakin transparan, partisipatif, dan berorientasi pada keadilan sosial serta keberlanjutan lingkungan. (***).

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER