-3.6 C
New York
Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img

Dipastikan 5 Oknum Anggota PPK Di Karawang Kariernya Tamat

spot_img

KARAWANG | KUTATANDINGAN.COM | Lima orang Oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Karawang yang diduga telah berbuat curang dengan memanipulasi suara, dipastikan tidak dapat lagi menjadi penyelenggara pada Pemilihan Umum (Pemilu) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berikutnya, alias diblacklist.

Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Kabupaten Karawang, Ikmal Maulana, kepada wartawan, Senin (4/3/2024).

Ditegaskan Ikmal, terkait dugaan adanya pergeseran atau pemindahan suara yang diduga dilakukan 5 orang anggota PPK dari 3 Kecamatan tersebut, KPU Karawang langsung menon-aktifkan kelima-limanya.

Berita Lainnya  IMM Karawang Paparkan Naskah Akademik di Hadapan Pimpinan PKS: 'Bukan Politik Praktis, Tapi Politik Nilai'

Ia mengungkapkan, jika dalam sidang pemeriksaan yang akan digelar KPU Karawang setelah Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten selesai, kelima anggota PPK yang terdiri dari seorang anggota PPK dari Kecamatan Lemah Abang Wadas, Ketua dan seorang Anggota PPK dari Kecamatan Cikampek, serta Ketua dan seorang Anggota PPK Pakisjaya, jika terbukti dan meyakinkan telah melakukan pelanggaran kode etik sebagai penyelenggara, maka kelimanya, tidak bisa lagi mencalonkan diri sebagai penyelenggara pada pemilihan-pemilihan berikutnya. Baik Pemilu Presiden , Legislatif maupun Pilkada.

“Sanksi terberat dari hasil sidang pemeriksaan nanti , jika mereka benar-benar terbukti telah berbuat curang dan melanggar kode etik mereka sebagai penyelenggara maka mereka akan diberhentikan secara tetap,” tegas Ikmal.

Berita Lainnya  Satu Tahun Pemerintahan Aep-Maslani, Pengamat : Kecil Kemungkinan Lupakan Janji Politiknya, Masih On The Track

“Pemberhentian tetap oleh KPU itu, sama seperti diberhentikan oleh Lembaga DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu), Keputusannya Mengikat. Artinya mengikat ketika mereka diberhentikan oleh KPU, maka sepanjang Pemilu dan Pemilihan Berlangsung mereka tidak bisa lagi mengikuti, habis kariernya!!, tamat!!,” pungkasnya.

(Hd)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER