Dalam diskusi bersama pihak PT Jui Shin di Kabupaten Bekasi pada Rabu (16/9/2026), KDM menegaskan bahwa perbaikan jalan yang berulang kali dilakukan Pemprov Jabar menjadi tidak efektif karena terus dilewati kendaraan bertonase berat.
Bekasi, otentiknews.click — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memberikan dua opsi solusi tegas kepada PT Jui Shin terkait kerusakan Jalan Badami-Loji, Kabupaten Karawang. Kerusakan jalan tersebut memicu aksi demonstrasi warga setempat pada Selasa (15/9/2026) akibat lalu lalang truk operasional pengangkut semen milik perusahaan.

Dalam diskusi bersama pihak PT Jui Shin di Kabupaten Bekasi pada Rabu (16/9/2026), KDM menegaskan bahwa perbaikan jalan yang berulang kali dilakukan Pemprov Jabar menjadi tidak efektif karena terus dilewati kendaraan bertonase berat.
”Uang akan dialirkan ratusan miliar setiap tahun hanya untuk mengurusi jalan yang dilewati PT Jui Shin,” tegas KDM dilansir Prokopim Karawang, Rabu (16/9/2026).
Dua Opsi Solusi dari Pemprov Jabar
Untuk mengurai permasalahan infrastruktur dan protes masyarakat, KDM menawarkan dua skema penyelesaian:
*Pembangunan Jalan Khusus Perusahaan: PT Jui Shin diminta membangun jalan sendiri khusus untuk melintas truk operasional semen menuju lokasi perusahaan di Kabupaten Bekasi, sehingga tidak menyatu dengan jalur masyarakat umum.
*Pembangunan Jalan Kelas Nasional dan Jembatan Industri: PT Jui Shin bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun jalan berstandar nasional. Pemprov Jabar juga akan menyiapkan jembatan khusus peruntukan kendaraan industri.
Ketegasan untuk Seluruh Perusahaan Semen di Jabar
KDM menyatakan tidak hanya menyasar PT Jui Shin, namun akan menyurati seluruh produsen semen yang beroperasi di wilayah Jawa Barat agar tidak menggunakan jalan umum warga.
”Saya akan surati seluruh perusahaan semen yang melewati jalan provinsi. Jangan bangun industri tidak disiapkan infrastrukturnya,” tambah KDM.
Langkah ini diambil guna menghentikan pemborosan APBD Jawa Barat yang berulang kali terserap hanya untuk memperbaiki jalur-jalur yang rusak akibat aktivitas truk semen. (red)


