7.5 C
New York
Sabtu, Oktober 31, 2026
spot_img

Viralnya Konten Gubernur KDM, Truk PT Enggal Family Diduga Picu Kerusakan Jalan Badami-Loji

spot_img

Berdasarkan penelusuran dari tayangan konten Gubernur KDM, armada angkutan berat milik PT Enggal Family diduga menjalin kerja sama operasional logistik dengan PT Jui Shin Indonesia yang beroperasi di kawasan Loji.

Karawang, tentiknews.click – Nama PT Enggal Family milik pengusaha H. Enda menjadi sorotan publik usai mencuat dalam konten media sosial Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Dalam unggahan yang beredar luas tersebut, sejumlah armada truk milik PT Enggal Family disinyalir turut berkontribusi terhadap kerusakan akses jalan utama Badami–Loji, Kabupaten Karawang.

Berita Lainnya  Soal Barrier Gate Mapolresta Karawang, DPC PERADI Minta Evaluasi Akses Publik, Kepolisian Buka Suara
Foto: Tangkapan layar
https://www.facebook.com/share/v/17pMR4XGCb/ KDM (dok.istimewa)

Berdasarkan penelusuran dari tayangan konten Gubernur KDM, armada angkutan berat milik PT Enggal Family diduga menjalin kerja sama operasional logistik dengan PT Jui Shin Indonesia yang beroperasi di kawasan Loji, pada Rabu (16/9/2026).

Aktivitas lalu lalang kendaraan bertonase besar tersebut disinyalir melampaui kapasitas beban jalan, sehingga memicu tingginya tingkat kerusakan infrastruktur di jalur tersebut.

Kondisi jalan Badami–Loji yang kupak-kapik dan berdebu kerap dikeluhkan masyarakat setempat serta para pengguna jalan karena dinilai membahayakan keselamatan berkendara dan mengganggu aktivitas ekonomi warga harian.

Berita Lainnya  Peringati Hari Santri Nasional 2026, DPC Partai Demokrat Karawang Tegaskan Komitmen "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas"

Hingga berita ini diturunkan, pihak Redaksi otentiknews.click masih berupaya meminta konfirmasi dan klarifikasi resmi dari manajemen PT Enggal Family, H. Enda, maupun pihak PT Jui Shin Indonesia terkait dugaan keterlibatan serta kontribusi operasional armada mereka terhadap kerusakan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. (red)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER