Program ini rencananya akan diterapkan secara menyeluruh di 853 Sekolah Dasar (SD), 90 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, serta jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) yang tersebar di seluruh Kabupaten Karawang.
Karawang, otentiknews.click – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengambil langkah strategis untuk memperkuat karakter generasi muda di wilayahnya.
Mulai awal tahun 2027 berkoordinasi dengan Disdikbud ,Pemkab Karawang akan memasukkan muatan lokal (mulok) atau ekstrakurikuler “Membaca dan Menulis Al-Qur’an” ke dalam kurikulum sekolah.
Program ini rencananya akan diterapkan secara menyeluruh di 853 Sekolah Dasar (SD), 90 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, serta jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) yang tersebar di seluruh Kabupaten Karawang.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan ikhtiar nyata Pemkab Karawang untuk menjawab tantangan zaman.
“Masih banyak generasi penerus bangsa yang perlu didampingi agar pandai membaca, menulis, dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Aep, Jum’at (30/10/2026).
Untuk mengoptimalkan pelaksanaannya, Pemkab Karawang akan menjalin kolaborasi dengan sejumlah organisasi keagamaan.
Di antaranya BADQO, Lingkar Qur’an, Jam’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat (JMQH), Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh (JQH), serta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).
Melalui ikhtiar bersama ini, Pemkab Karawang berharap dapat memunculkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang religius, berakhlak mulia, berkarakter, dan melahirkan generasi Qur’ani demi mewujudkan Karawang Maju. (red)


