“Pilkades elektronik ini adalah sejarah baru bagi demokrasi desa di Karawang. Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang komitmen bersama untuk menghadirkan proses demokrasi yang jujur, transparan, dan berkeadilan,” ujar Jayadi.
Karawang, otentiknews.click – Ketua Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Karawang, Jayadi, SE, Sampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Karawang.
Menurutnya, meningkatnya tensi politik jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Karawang sehingga pesan kesejukan disampaikannya.

Jayadi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya Pilkades Serentak yang saat ini berlangsung di Kabupaten Karawang.
Untuk pertama kalinya dilaksanakan dengan sistem elektronik/digitalisasi. Menurutnya, langkah ini merupakan lompatan besar dalam tata kelola demokrasi desa yang lebih modern, efisien, dan akuntabel.
“Pilkades elektronik ini adalah sejarah baru bagi demokrasi desa di Karawang. Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang komitmen bersama untuk menghadirkan proses demokrasi yang jujur, transparan, dan berkeadilan,” ujar Jayadi, melalui rilis resminya kepada otentiknews.click, Sabtu (13/12/2025) malam.
Ia berharap seluruh rangkaian Pilkades dapat berjalan aman, damai, tertib, dan kondusif, serta melahirkan figur kepala desa terbaik, pemimpin yang benar-benar mampu membangun desa, mendengar aspirasi masyarakat, dan bekerja sejalan dengan program pemerintah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat.
Masih dikatakan Jayadi, ia mengingatkan seluruh panitia penyelenggara agar menjalankan tugas sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, transparansi, amanah, serta netralitas dalam setiap tahapan Pilkades.
“Panitia adalah pilar utama kepercayaan publik. Ketika bekerja secara profesional dan berintegritas, maka hasil Pilkades akan diterima dengan lapang dada oleh semua pihak,” tegasnya.
Tak hanya itu, Jayadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat desa, baik calon, tim pendukung, maupun warga untuk menghormati dan menerima hasil Pilkades yang telah ditetapkan sesuai prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurutnya, demokrasi desa tidak boleh berhenti pada kontestasi semata, tetapi harus berlanjut pada semangat kebersamaan untuk membangun desa. Pihak yang menang diharapkan dapat menjalankan program dan kebijakan secara adil dan berpihak pada kepentingan masyarakat, sementara pihak yang belum terpilih diharapkan tetap berkontribusi secara konstruktif demi kemajuan desa.
“Yang menang dan yang kalah adalah bagian dari masyarakat desa yang sama. Suara terbanyak adalah representasi suara mayoritas warga, dan itulah esensi demokrasi yang harus kita hormati bersama,” pungkasnya.
Pesan ini diharapkan mampu menjadi penyejuk di tengah perhelatan Pilkades Serentak, sekaligus memperkuat komitmen bersama bahwa demokrasi desa adalah sarana persatuan, bukan perpecahan, demi terwujudnya desa yang maju, harmonis, dan berdaya saing. (***).


