-10.7 C
New York
Minggu, Februari 8, 2026
spot_img

Yayasan Pendidikan Nahdhatul Ulama Karawang, Memperingati HSN Tahun 2025 dengan Penuh Kebersamaan

spot_img

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya, parade anak anak Sholeh dan Sholehah dengan menggunakan busana Muslim, fashion show dengan kostum yang unik untuk menyampaikan pesan yang bermakna tentang perjuangan santri santri terdahulu.

Karawang, otentiknews.click – PAUD, SD, SMP dan SMK Bhinneka Karawang di bawah naungan Yayasan Nahdhatul Ulama (Yapinu) memperingati Hari Santri Nasional (HSN) dengan penuh semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap kontribusi santri dalam sejarah bangsa.

Foto: dok.istimewa

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya, parade anak anak Sholeh dan Sholehah dengan menggunakan busana Muslim, fashion show dengan kostum yang unik untuk menyampaikan pesan yang bermakna tentang perjuangan santri santri terdahulu.

Berita Lainnya  Galang Donasi Untuk Korban Banjir, PPBNI Satria Banten Karawang Gelar Aksi Solidaritas Kemanusian

Dewan keagamaan Yapinu Karawang, Ahmad Fauzi menyampaikan, momentum di Hari Santri Nasional ini bukan hanya seremonial saja, akan tetapi mengandung makna untuk mengingatkan kepada seluruh siswa dan siswi tentang perjuangan alim ulama dan santri dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

“Tradisi peringatan Hari Santri Nasional untuk mengingatkan siswa siswi agar menjalankan koridor yang sudah diajarkan para alim ulama seperti menjaga adab dalam kehidupan sehari hari,” ucapnya saat ditemui awak media diruang kerjanya, Selasa (22/10/2025).

Ahmad Fauzi menyampaikan pesan kepada seluruh siswa dan siswi untuk menjaga Akhlakul Karimah, adab dan sopan santun kepada orang tua dan Guru Guru seperti yang telah diajarkan para alim ulama dan juga di perkembangan dunia teknologi yang semakin pesat saat ini.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Tekankan Pentingnya Gerakan ASRI, Guna Mewujudkan Lingkungan yang Tertata Sesuai Arahan Presiden RI

“Siswa siswi harus bijak dalam bermedia sosial, jangan terbawa arus negatif di media sosial, jangan terpancing adanya informasi hoax, fitnah, ujaran kebencian maupun konten konten yang berbau pornografi,” pungkasnya. (***).

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER