12 C
New York
Selasa, Juni 2, 2026
spot_img

Kebijakan WFH Diduga Disalahgunakan ASN untuk Liburan, Askun Soroti Ketegasan Sekda Karawang

spot_img

Bahkan, oknum ASN tersebut dikabarkan tidak hadir dalam kegiatan Upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Plaza Pemkab Karawang pada Senin (01/06/2026), sehingga memunculkan sorotan dari sejumlah pihak.

Karawang, otentiknews.click – Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang diduga memanfaatkan kebijakan Work From Home (WFH) untuk kegiatan liburan ke luar kota. Kabar tersebut kini menjadi perbincangan hangat di kalangan ASN Karawang.

Foto: Asep Agustian, SH.,MH (dok.istimewa)

Bahkan, oknum ASN tersebut dikabarkan tidak hadir dalam kegiatan Upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Plaza Pemkab Karawang pada Senin (01/06/2026), sehingga memunculkan sorotan dari sejumlah pihak.

Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian, SH., MH., mengaku telah menerima informasi terkait dugaan pelanggaran disiplin ASN tersebut. Menurutnya, oknum ASN Eselon IV itu diketahui pergi berlibur ke Klaten tanpa mengantongi izin cuti resmi.

Berita Lainnya  PERADI Karawang Desak Kejari Geledah BTN dalam Kasus Dugaan KPR Fiktif PT BAS

“Informasi yang saya dapat, yang bersangkutan pergi ke luar kota tanpa izin cuti terlebih dahulu,” ujar Asep Agustian atau yang akrab disapa Askun, Selasa (02/06/2026).

Askun menjelaskan, dugaan pelanggaran disiplin itu mencuat setelah Wakil Bupati Karawang, H. Maslani bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (29/05/2026).

Meski oknum ASN tersebut dikabarkan telah menerima sanksi administratif berupa pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), namun menurut Askun, sanksi tersebut dinilai belum cukup memberikan efek jera.

“Satu sisi saya apresiasi sidak yang dilakukan Wabup dan Sekda untuk menjaga disiplin ASN di tengah kebijakan WFH. Tapi di sisi lain, saya rasa sanksi pemotongan TPP saja tidak cukup. Karena menurut saya itu tidak akan memberikan efek jera,” katanya.

Berita Lainnya  H. Budiwanto Ingatkan Dampak El Nino, Dorong Mitigasi Dini untuk Lindungi Ketahanan Pangan

Askun pun meminta Sekda Karawang sebagai “panglima ASN” untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja ASN tersebut dan memberikan sanksi yang lebih tegas agar menjadi pembelajaran bagi ASN lainnya.

“Sekda mana taringmu? Kalau sanksinya cuma pemotongan TPP, jangan-jangan sekda ada apa-apa dengan oknum ASN ini. Mutasi saja itu jadi Sekel (Sekretaris Kelurahan),” tegasnya.

Selain itu, Askun juga mempertanyakan peran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam melakukan pembinaan terhadap bawahannya. Ia menilai pengawasan internal harus berjalan maksimal agar tidak menimbulkan kegaduhan di lingkungan ASN.

Berita Lainnya  Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pancawati dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Resmi Sepakati Sinergi Strategis Pasokan Pangan dan Gizi 

“Laki-laki takut sama perempuan atau gimana ini ceritanya? Kok ASN Eselon IV saja jagonya luar biasa,” ucapnya dalam nada satire.

Di akhir pernyataannya, Askun mengingatkan seluruh ASN di Karawang agar tetap bekerja secara profesional dan proporsional, terlebih di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan pelayanan publik.

“Bantu itu bupati-mu untuk kerja-kerja ‘Karawang Maju’. Jangan sampai bupati-mu siang malam bekerja, sementara dirimu gak tahu etika kerja. Masa sekelas Eselon II saja izin cuti kalau mau ke luar kota, ini baru Eselon IV belagunya minta ampun. Sekali lagi saya tegaskan, Sekda mana taringmu,” pungkasnya. (***)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER