11.6 C
New York
Selasa, Oktober 27, 2026
spot_img

Serikat Peternak Karawang Gandeng DKPP Jabar, Dorong Kemitraan dan Pemanfaatan Limbah Ternak

spot_img

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Serikat Peternak Karawang diterima langsung oleh jajaran Bidang Peternakan dan Bidang Produksi Peternakan Provinsi Jawa Barat. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi kelembagaan sekaligus membahas potensi program yang dapat dikembangkan bersama demi memperkuat sektor peternakan, khususnya di Kabupaten Karawang.

Jabar, otentiknews.click — Serikat Peternak Karawang terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong kemajuan sektor peternakan melalui kolaborasi dan sinergitas dengan pemerintah.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 26 Oktober 2026.

Hal tersebut dilakukan untuk menjajaki peluang kemitraan dalam pengembangan peternakan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan peternak.

Foto: Serikat Peternak Karawang Gandeng DKPP Jabar, Dorong Kemitraan dan Pemanfaatan Limbah Ternak (dok.istimewa)

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Serikat Peternak Karawang diterima langsung oleh jajaran Bidang Peternakan dan Bidang Produksi Peternakan Provinsi Jawa Barat.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi kelembagaan sekaligus membahas potensi program yang dapat dikembangkan bersama demi memperkuat sektor peternakan, khususnya di Kabupaten Karawang.

Mengusung semangat “Kolaborasi dalam Sinergi, Kuat dalam Integritas”, Serikat Peternak Karawang menempatkan kemitraan sebagai langkah penting untuk memperjuangkan kepentingan peternak, memperkuat kelembagaan kelompok, serta mendorong terciptanya program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bahas Pembentukan Pansus LGBT dan Isu Strategis Daerah

Membangun Kemitraan untuk Kemajuan Peternak

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan berfokus pada pentingnya membangun komunikasi dan menjajaki kerja sama antara organisasi peternak dengan pemerintah provinsi.

Ketua Serikat Peternak Karawang  Tommy Rimansyah, S.I.P mengatakan, bahwa pengembangan peternakan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan peternak secara mandiri, tetapi juga membutuhkan dukungan pembinaan, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Melalui komunikasi yang terbangun, diharapkan kebutuhan dan persoalan peternak di lapangan dapat disampaikan secara lebih terarah sehingga peluang pengembangan program dapat dikaji berdasarkan kondisi nyata. Kemitraan tersebut juga diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan organisasi peternak dalam mendukung peningkatan produktivitas, pengembangan usaha, serta penguatan ketahanan pangan,” jelas Tommy.

Penyiapan Kelompok Ternak Menjadi Perhatian

Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah arahan agar Serikat Peternak Karawang mempersiapkan kelompok-kelompok ternak yang berpotensi untuk dikembangkan melalui program pembinaan maupun kegiatan kemitraan ke depan.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-75 untuk Presiden Prabowo Subianto

Penyiapan kelompok ternak menjadi langkah penting agar program yang diusulkan memiliki sasaran yang jelas, data anggota yang tertib, kelembagaan yang memadai, serta rencana kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Serikat Peternak Karawang siap melakukan inventarisasi kelompok ternak, memetakan jenis usaha yang dijalankan, mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, serta menyiapkan dokumen dan rencana program sebagai bahan koordinasi lanjutan dengan pihak dinas.

Dengan persiapan yang baik, kelompok ternak diharapkan lebih siap mengikuti kegiatan pembinaan dan mengembangkan usaha secara terarah sesuai persyaratan program yang tersedia.

Dorong Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak

Selain penguatan kelompok ternak, pembahasan menyoroti potensi pemanfaatan limbah kotoran ternak agar memiliki nilai guna dan memberikan manfaat ekonomi bagi peternak.

Limbah peternakan yang selama ini kerap dipandang sebagai sisa kegiatan usaha sebenarnya dapat dimanfaatkan apabila dikelola melalui proses yang tepat.

Salah satu peluang yang dikembangkan adalah pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk organik atau kompos untuk mendukung kegiatan pertanian. Selain itu, pada kelompok yang memiliki jumlah ternak dan ketersediaan bahan baku memadai, pemanfaatan limbah melalui teknologi biogas juga dapat dikaji berdasarkan kelayakan teknis, kebutuhan energi, dan biaya operasional.

Berita Lainnya  Peringati Hari Santri Nasional 2026, Setiawan Adriel Tegaskan Peran Strategis Santri Menguatkan Negeri

Pengelolaan limbah yang baik diharapkan tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan kandang, tetapi juga membuka peluang terciptanya nilai tambah dari kegiatan peternakan. Bagi peternak, upaya tersebut menjadi bagian dari pengembangan usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Sementara bagi sektor pertanian, produk hasil pengolahan limbah yang memenuhi persyaratan dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan organik untuk mendukung produktivitas lahan. Namun, setiap bentuk pemanfaatan tetap membutuhkan perencanaan, pengolahan yang benar, serta perhitungan biaya dan manfaat agar program berjalan secara berkelanjutan.

Serikat Peternak Karawang Siapkan Tindak Lanjut

Sebagai langkah lanjutan, Serikat Peternak Karawang memperkuat konsolidasi internal untuk menindaklanjuti arahan yang diterima dalam pertemuan tersebut.

Langkah yang dipersiapkan meliputi pendataan kelompok ternak, identifikasi potensi limbah yang tersedia, penentuan kelompok calon percontohan, serta penyusunan rencana program pemanfaatan limbah kotoran ternak.

Selain itu, koordinasi lanjutan dengan Dinas Ketah. (red)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER