-13.7 C
New York
Minggu, Februari 8, 2026
spot_img

LBH Aryamandalika Soroti Dugaan Kejanggalan Penggunaan Anggaran KONI Karawang. Harus Segera Muslub !! 

spot_img

Direktur LBH Aryamandalika Hendra Supriatna menyampaikan keprihatinannya, “Saya Hendra Supriatna Direktur LBH Aryamandalika wilayah Kabupaten Karawang, menyoroti fenomena yang terjadi dalam tubuh KONI Kabupaten Karawang ini sudah kronis stadium 15.

Karawang, otentiknews.click – LBH Aryamandalika soroti bobroknya kepengurusan KONI kabupaten Karawang selama ini, Pasalnya ada kejanggalan penggunaan anggaran KONI tidak transparan, Adanya dugaan dijadikan profit oleh oknum beberapa ketua Cabor.

Direktur LBH Aryamandalika Hendra Supriatna menyampaikan keprihatinannya, “Saya Hendra Supriatna Direktur LBH Aryamandalika wilayah Kabupaten Karawang, menyoroti fenomena yang terjadi dalam tubuh KONI Kabupaten Karawang ini sudah kronis stadium 15.

Berita Lainnya  Kalak BPBD Karawang Usep Supriatna, Updating Data Sebaran Banjir Jum'at 30 Januari 2026 Pukul 10.00 WIB

Yang jelas bahwa ini harus dilakukan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) karena investigasi yang dilakukan tim LBH Aryamadalika menemukan beberapa kejanggalan-kejanggalan dalam hal pengelolaan anggaran disetiap cabor.

“Jadi yang paling penting itu bahwa permintaan para atlit itu tidak pernah di akuisisi, kemudian banyak penggelapan penggelapan yang dilakukan oleh ketua cabor yang dilakukan oleh cabor yang sudah di berikan SK oleh Bupati,” ucap Hendra kepada awak media, Jum’at (27/12/2024).

Foto Hendra Supriatna Direktur LBH Aryamandalika (istimewa)

Masih dikatakan Hendra, Maka dari itu LBH Aryamandalika mengecam atas kejadian seperti itu, supaya tidak terulang lagi, dan jangan sampai terulang kembali.

Berita Lainnya  Forkopimda Karawang Hadiri Rakornas, Sinergi Pusat & Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

“Ketua cabor di KONI itu harus memiliki jiwa dimana jangan menumpang hidup di organisasi, Tapi bagaimana caranya menghidupkan organisasi KONI ini, jadi jangan punya mental profit jadi ketika mental profit itu ada di tubuh kepengurusan ketua cabor, sehingga yang ada para atlit lah yang akan menjadi korbannya,” ucap Hendra dengan nada tegas.

Ditegaskan Hendra, Jadi pekerjaan rumah (PR) hari ini adalah atlit yang masih SD dan kemudian SMP, itu harus di bina dan kemudian siap menjadi juara terbaik ditingkat nasional maupun kelas dunia.

Berita Lainnya  Satu Tahun Pemerintahan Aep-Maslani, Pengamat : Kecil Kemungkinan Lupakan Janji Politiknya, Masih On The Track

“Jadi Karawang juga mampu mencetak pemain-pemain atau atlit kelas dunia,” ucapnya.

Satu hal yang penting bahwa segera dilakukan musyawarah luar biasa kalau tidak LBH Aryamandalika akan melaporkan ke Kejaksaan tinggi (Kejati) jika ada dugaan permainan berbau korupsi dan tidak segan untuk memenjarakan semua yang yang menggunakan uang negara dan merugikan atlit. pungkasnya. (red)

BERITA LAINNYA

POLITIK

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

PERISTIWA

INDEKS

BERITA POPULER