Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua ASOKA, Dra. Sari Marliani, M.M., saat mengikuti Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) I KADIN Karawang di Hotel Mercure, Kamis (16/07/2026).
Karawang, otentiknews.click – Asosiasi HRD & GA Karawang (ASOKA) menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Karawang dalam mendukung upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Karawang.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara dunia usaha, industri, dan pencari kerja sehingga tercipta penyerapan tenaga kerja yang lebih optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua ASOKA, Dra. Sari Marliani, M.M., saat mengikuti Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) I KADIN Karawang di Hotel Mercure, Kamis (16/07/2026).
“Kontribusi ASOKA terhadap KADIN Karawang di bawah kepemimpinan Kang Rafi merupakan salah satu pilar penting untuk menekan angka pengangguran,” ucap Mamih Sari, panggilan akrabnya.
Menurut perempuan yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KADIN Karawang ini, program menekan angka pengangguran menjadi poin penting untuk dibahas dan dilaksanakan dalam beberapa tahun ke depan sebagai program kerja strategis organisasi.
“Seperti yang publik tahu, Karawang memiliki kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara, tapi tingkat pengangguran terbuka masih di atas delapan persen. Artinya, itu hampir dua kali lipat pengangguran di tingkat nasional,” ungkap Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan dan Organisasi KADIN Karawang periode 2026-2031 tersebut.
Persoalan besarnya angka pengangguran itu akan menjadi fokus utama ASOKA bersama KADIN Karawang, khususnya dalam menyusun strategi penyediaan lapangan kerja.
Sebagai langkah konkret, ASOKA akan merancang program untuk meningkatkan kompetensi para (calon) tenaga kerja lokal.
Pihaknya menegaskan akan memprioritaskan masyarakat asli Karawang agar mampu bersaing dan terserap secara optimal ke dalam dunia industri serta dunia usaha.
“Jadi program itu yang akan kami usulkan kepada KADIN Karawang untuk dijadikan program kerja dalam satu tahun ke depan,” pungkasnya. (red)


