Melalui koordinasi ini, Kepala DPKPP Karawang Drs. Rohman, M.Si., bersama seluruh pihak terkait sepakat meningkatkan sinergi untuk memastikan program percepatan mitigasi kekeringan berjalan optimal, sekaligus memberikan perlindungan menyeluruh terhadap produktivitas padi di wilayah Karawang.
Karawang, otentiknews.click – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bergerak cepat melakukan langkah strategis demi mengamankan sektor pertanian dari ancaman dampak perubahan iklim.
Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKPP) Kabupaten Karawang yang dipimpin oleh Drs. Rohman, M.Si, jajaran pemerintah daerah menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi Kekeringan Sektor Pertanian di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa pada Sabtu (15/8/2026) .

Pertemuan krusial ini dihadiri langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, beserta jajaran pejabat penting lainnya, termasuk Sekda Karawang, Bapperida, Kadis PUPR, Dirjen PSP, Plh Dirjen Tanaman Pangan, dan Dirjen SDA.
Turut hadir pula para Direktur dari lingkup Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), BBWS Citarum, PJT II, serta perwakilan Camat, Kepala Desa (Kades), dan kelompok tani setempat.
Fokus pada Ketersediaan dan Distribusi Air Irigasi
Rakor ini digelar sebagai respons konkret dalam mengantisipasi perubahan iklim ekstrem yang berpotensi mengganggu stabilitas pangan.
Fokus utama pembahasan tertuju pada penguatan strategi ketersediaan serta kelancaran distribusi air irigasi di lapangan bagi para petani.

Melalui koordinasi ini, Kepala DPKPP Karawang Drs. Rohman, M.Si., bersama seluruh pihak terkait sepakat meningkatkan sinergi untuk memastikan program percepatan mitigasi kekeringan berjalan optimal, sekaligus memberikan perlindungan menyeluruh terhadap produktivitas padi di wilayah Karawang.
Komitmen Bupati H. Aep Syaepuloh Melindungi Lahan Pertanian
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk menjaga wilayah produktif agar tidak beralih fungsi akibat tekanan industrialisasi dan urbanisasi.
“Kami berkomitmen penuh menjaga lahan pertanian agar tidak tergerus perkotaan maupun industri,” ujar H. Aep Syaepuloh dalam sambutannya.
Bupati menambahkan bahwa para petani di Karawang pada dasarnya sangat siap mendukung peningkatan Indeks Pertanian.
Kendati demikian, intervensi dan bantuan dari instansi vertikal masih sangat dinantikan agar hasil yang dicapai bisa lebih maksimal.
“Petani kami sangat siap mendukung peningkatan Indeks Pertanian, namun dukungan infrastruktur air, kebersihan saluran irigasi, dan perbaikan sarana teknis dari Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan,” pungkas Bupati Karawang. (red)


